Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

KKN Kelompok 134 UIN Sunan Kudus Siap Mengabdi di Desa Banyuurip

parist  id
Kamis, Agustus 06, 2026 | 12:29 WIB

Dokumentasi foto bersama mahasiswa, DPL, perangkat desa (03/08)
Pati, PARIST.ID– Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus secara resmi membuka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 134 di Desa Banyuurip, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, pada hari Senin, (03/08/2026).

Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pengabdian mahasiswa selama satu bulan kedepan, dengan mengusung tema “Pemberdayaan Potensi Desa dan Internalisasi Ekoteologi.”

Acara pembukaan dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ozi Setiadi, Kepala Desa Banyuurip Sugito, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa Bambang Siswanto, Bhabinkamtibmas Sutanto, tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, Tim Penggerak PKK, Linmas, LPMD, Ketua Karang Taruna, bidan desa, serta mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus Kelompok 134.

Sebagai simbol dimulainya pelaksanaan KKN, dilakukan penyerahan kartu identitas (ID Card) mahasiswa KKN kepada Pemerintah Desa Banyuurip. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar pelaksanaan KKN dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penyerahan kartu identitas mahasiswa KKN kepada pemerintah desa

Dalam sambutannya, Kepala Desa Banyuurip, Sugito, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus yang akan melaksanakan pengabdian. Ia berharap mahasiswa mampu menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat serta berkolaborasi dengan pemerintah desa dalam melaksanakan kegiatan selama masa pengabdian.

Menurut Sugito, Desa Banyuurip memiliki karakter masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kesederhanaan dengan mata pencaharian utama di sektor pertanian. Potensi tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan bagi mahasiswa dalam menyusun program kerja yang inovatif dan aplikatif selama masa KKN.

“Desa Banyuurip dikenal dengan masyarakatnya yang hidup sederhana. Tidak bisa dikatakan masyarakatnya kaya, tetapi juga tidak bisa dikatakan berkekurangan. Mayoritas warga bekerja sebagai petani dengan komoditas utama tebu dan singkong,” ujarnya.

Melalui tema tersebut, mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus Kelompok 134 akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan mengedepankan semangat kolaborasi dan pemberdayaan. Berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan nantinya diharapkan dapat menyesuaikan dengan potensi serta kebutuhan masyarakat Desa Banyuurip sehingga mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Pelaksanaan KKN ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat, KKN diharapkan menjadi ruang kolaborasi dalam mendukung pengembangan potensi Desa Banyuurip secara berkelanjutan.


Penulis: Alya Ningrum Choirunisa Sujatmiko
Editor: Na'imatul Munawaroh

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • KKN Kelompok 134 UIN Sunan Kudus Siap Mengabdi di Desa Banyuurip

Trending Now