| Dokumentasi foto bersama mahasiswa KKN dan siswa kelas VI SDN 1 Sidorekso (13/8) |
Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa dalam bidang pendidikan dan perlindungan anak. Edukasi bertujuan membantu siswa mengenali bagian tubuh yang perlu dijaga, memahami batasan sentuhan yang aman dan tidak aman, serta mengetahui langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi yang membuat tidak nyaman.
Mahasiswa KKN Kelompok 80 menyampaikan materi dengan metode interaktif melalui ice breaking, pemaparan materi, tanya jawab, dan kuis. Siswa juga diajak memahami pentingnya berani mengatakan “tidak”, menjauh dari situasi yang tidak aman, serta bercerita kepada orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami atau melihat tindakan yang tidak pantas.
Kegiatan mendapat respons positif dari siswa kelas VI SDN 1 Sidorekso. Siswa terlihat antusias mengikuti permainan, menjawab pertanyaan, dan menyampaikan kembali materi yang telah diberikan. Suasana kelas yang semula cenderung pasif berubah menjadi lebih aktif dan interaktif selama kegiatan berlangsung.
Respons tersebut juga terlihat dari kesan dan pesan yang dituliskan siswa. Mahasiswa KKN memberikan secarik kertas untuk menampung kesan dan pesan setelah kegiatan. Sebagian besar siswa menilai materi yang disampaikan menarik, cara penyampaiannya baik dan menyenangkan, serta membuat mereka lebih memahami pentingnya menjaga tubuh. “Materinya menarik dan bagus. Cara menyampaikannya juga bagus, jadi saya lebih paham,” tulis salah satu siswa.
Kepala SDN 1 Sidorekso Fitriyanto, turut mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan edukasi yang dilaksanakan mahasiswa KKN dan menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi siswa. “Kami sangat menyambut baik kegiatan edukasi seperti ini. Selama memberikan manfaat bagi sekolah dan siswa-siswi, kami tentu sangat terbuka. Kami juga menyambut hangat kehadiran mahasiswa KKN untuk terlibat dalam kegiatan lainnya. Semoga kegiatan ini dapat menambah pengalaman, pemahaman, dan pelajaran yang bermanfaat bagi siswa kami,” ujar Fitriyanto.
Melalui edukasi ini, mahasiswa KKN Kelompok 80 berharap siswa dapat lebih mengenali, menjaga, dan menghargai tubuhnya. Pemahaman sejak dini diharapkan dapat membangun keberanian siswa untuk berbicara dan mencari bantuan kepada orang dewasa yang dipercaya ketika menghadapi situasi yang tidak aman.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah sederhana dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak. Edukasi tersebut sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN dan sekolah dalam mendukung upaya perlindungan anak.

