214 Mahasiswa MBS Lengkapi Wawasan Bisnis di SMESCO Indonesia

Jakarta - Lengkapi pengetahuan dan wawasan bisnis, 214 mahasiswa program studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS)  IAIN Kudus melakukan kunjungan ke kantor pusat Small and Medium Enterprises and Cooperatives (SMESCO) Indonesia, Jakarta Selatan, dalam kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) pada Selasa, (14/01)

Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis Syariah (FEBI), Anita Rakhnawati, dalam sambutannya mengatakan, adanya KKL ini guna mempererat tali persaudaraan dengan SMESCO Indonesia dan melakukan kerja sama dengan perusahaan di bawah naungan kementerian koperasi dan umkm ini. 

"Tidak hanya belajar tapi juga menyambung tali persaudaraan dengan perusahaan Smesco Indonesia," tambahnya.

Selain itu, lanjut Anita, teori bisnis yang didapat dari bangku kuliah bisa dilengkapi dengan praktik materi bisnis dari adanya KKL ini. 

"Memadukan antara teori dan praktik yang ada di lapangan hingga sesuai dengan kurikulum yang ada," tandasnya.

Anita berharap, usai lakukan kunjungan ini mahasiswa MBS 2017 sudah memiliki bekal untuk mengembangkan ekonomi bisnis, dan mampu memunculkan ide kreatif.

"Jadi setelah melakukan kunjungan ini diharapkan mahasiswa MBS 2017 sudah berbekal untuk mengembangkan bisnis dan ide kreatif mereka masing-masing," harapnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Umum Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM), Tajuddin Nur,  menjelaskan, SMESCO merupakan brand dari Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM RI. LLP-KUKM  yang didirikan pada Maret 2007.

"Pada dasarnya SMESCO merupakan nama lain dari UKM. Karena ketika orang menyebut UKM lebih bisa dipahami banyak orang," jelasnya. 

Tajuddin, juga memaparkan tujuan pendirian LLP-KUKM yakni memberikan layanan promosi dan pemasaran KUKM Indonesia yang mempunyai tugas pokok dan fungsi sebagai pelaksana layanan.
"Beberapa tugas SMESCO yakni informasi pasar, sarana pemasaran, promosi produk dan jaringan pemasaran serta distribusi produk KUKM, konsultasi pemasaran peningkatan kemampuan manajemen dan teknik pemasaran, serta inkubasi pemasaran ," paparnya. 

Selain itu, Smesco Indonesia juga berguna untuk mempersiapkan generasi UKM masa depan dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0. 

"Generasi ke depan perlu mempersiapkan tantangan industri yakni dengan cara menciptakan standar baru dalam proses menciptakan produk dan karya inovatif khas Indonesia yang menyejahterakan," pungkasnya. (Yan)