Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

GenBI IAIN Kudus Gelar Webinar Tingkatkan Perekonomian Kreatif

parist  id
Senin, Mei 23, 2022 | 15:05 WIB
Sesi tanya jawab antara pemateri dan peserta webinar ekonomi, Ahad (22/05). Foto : (Novia/Paradigma)

PARIST.ID, kampus - Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat IAIN Kudus mengadakan webinar mengusung tema "Bangkitkan Ekonomi Kreatif Dalam menyongsong Proyeksi Presidensi G20“, Minggu (22/05/2022).

Webinar ini bertujuan untuk mendorong para pelaku ekonomi kreatif atas terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTTI) Group of (G20) pada tahun 2022.

Sebagai pemateri, Rama Rahardian memaparkan bahwa forum G20 sangat penting bagi Indonesia. Untuk menunjukkan eksistensi sebagai tuan rumah dalam penyambutan acara G20, Indonesia menggelar pertemuan bersama 19 negara utama dan Negara Uni Eropa (UE).

“Sebenarnya Desember 2021 sudah pernah ada pertemuan di Indonesia dan mengundang beberapa anggota organisasi internasional, seperti Internasional Monetary Fund (IMF) dan Islamic Development Bank (IsDB),” ungkapnya.

Forum G20 tahun ini akan dilaksanakan pada bulan Oktober-November berlangsung di Bali. Pembahasan kali ini terkait keuangan sekaligus mengenalkan potensi budaya dan pariwisata yang ada di Indonesia.

“Harapnya di pertemuan ini akan adanya suatu inovasi agar cepatnya diluncurkan Central Bank Digital Currency, agar mempermudah sistem pembayaran saat ini,” jelas Rama.

Salah satu peserta, Laras mengungkapkan bahwa selain mendapat informasi tentang forum G20 dari Bank Indonesia, juga menambah kepahamannya terhadap management uang yang baik bagi negara.

“Acaranya seru, ada banyak giveaway dan game. Semoga bisa dapat kesempatan lagi untuk mengikuti webinar yang diadakan GenBI komisariat IAIN Kudus bersama Bank Indonesia,” ucapnya.


Reporter : Novia
Editor : Inna

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • GenBI IAIN Kudus Gelar Webinar Tingkatkan Perekonomian Kreatif

Trending Now