Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Kolaborasi Nyata Mahasiswa dan Masyarakat : Pembukaan KKN Kelompok 58 di Desa Honggosoco.

parist  id
Kamis, Agustus 06, 2026 | 09:21 WIB


Dokumentasi foto bersama mahasiswa KKN, DPL, serta perangkat desa (04/08)

Kudus, PARIST.ID– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Kudus kelompok 58 resmi memulai masa pengabdiannya melalui kegiatan pembukaan yang dilaksanakan di Balai Desa Honggosoco, pada hari Selasa, (04/08/26).

Acara ini menjadi penanda dimulainya rangkaian program kerja mahasiswa sekaligus menjadi ruang nyata untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah desa serta warga setempat.

Pembukaan KKN berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Kepala Desa Honggosoco Baidowi, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ahmad Shofi Muhyiddin, para perangkat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 58. Kehadiran seluruh pihak menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN bukan hanya menjadi tanggung jawab mahasiswa, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari pemerintah desa maupun masyarakat agar setiap program dapat berjalan sesuai kebutuhan lapangan.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai simbolis penyerahan resmi mahasiswa kepada Pemerintah Desa Honggosoco sekaligus menjadi langkah awal untuk memperkenalkan tujuan, rencana program kerja, dan komitmen mahasiswa selama menjalankan KKN. Lebih dari sekadar acara seremonial, peresmian ini menjadi momentum penting untuk menyamakan harapan terkait arah pengabdian selama di Desa Honggosoco.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Honggosoco menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN Kelompok 58. Beliau berharap mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan desa, menjaga etika dalam bermasyarakat, serta mampu memberikan kontribusi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan warga.

"Saya harap mahasiswa tidak hanya menjalankan program yang sudah direncanakan, tetapi juga mampu memberi dampak nyata di masyarakat. Dengan begitu, program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat dan bukan hanya menjadi kegiatan formalitas," ujar Baidowi.

Hal senada disampaikan oleh ketua KKN Kelompok 58, Muhammad Maulana Rifky. Ia menegaskan bahwa komitmen kelompok ini menjadikan KKN sebagai ruang belajar bersama masyarakat, bukan hanya sekadar menjalankan agenda.

"Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat, namun keberhasilan program tidak hanya bergantung pada mahasiswa, tetapi juga pada kerja sama dan komunikasi yang baik dengan seluruh elemen desa. Seperti kutipan lagu dari FSTVLST yaitu ‘hidup yang berarti bukan sekedar tak mati’, kami berharap dikesempatan yang hanya sekali ini kami bisa bermanfaat dan berkontribusi mengembangkan potensi besar desa Honggosoco", ungkapnya. 

Desa Honggosoco dipilih karena memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Di sisi lain, masih terdapat sejumlah tantangan yang memerlukan perhatian bersama, baik dalam aspek pendidikan, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, pemanfaatan teknologi, maupun pengelolaan potensi desa.

Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu berperan sebagai fasilitator yang membantu menggali potensi sekaligus memberikan pendampingan sesuai dengan kapasitas keilmuan masing-masing mahasiswa.

Selama masa pengabdian, mahasiswa akan memulai kegiatan dengan melakukan observasi lapangan, berdiskusi bersama perangkat desa dan masyarakat, serta mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang dapat dijadikan dasar penyusunan program kerja.

Keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari kolaborasi bersama masyarakat. Dengan semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap kebutuhan desa, mahasiswa KKN Kelompok 58 siap menghadirkan program yang bermanfaat dan meninggalkan kontribusi nyata bagi Desa Honggosoco


Penulis: Novia Layinatus Sifa
Editor: Na'imatul Munawaroh

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kolaborasi Nyata Mahasiswa dan Masyarakat : Pembukaan KKN Kelompok 58 di Desa Honggosoco.

Trending Now