KUDUS, PARIST.ID- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 130 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus Tahun 2026 resmi memulai pengabdian di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Prosesi pembukaan dan penerimaan mahasiswa KKN dilaksanakan pada Senin, (03/08/26) pukul 10.15 WIB, dengan mengusung tema “Pemberdayaan Potensi Desa dan Internalisasi Ekoteologi.”
Prosesi pembukaan berlangsung khidmat dengan dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Anisa Listiana, M.Ag., Koordinator Desa Muhammad Erik Rizky, Kepala Desa Undaan Lor, Nurul Qomar, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias menyambut kehadiran mahasiswa.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, tahlil dan do’a, sambutan, serta penayangan videotron profil KKN Kelompok 130, dan ditutup dengan penutupan .
Dalam sambutannya, Koordinator Desa Muhammad Erik Rizky menyampaikan bahwa 14 mahasiswa KKN siap berkolaborasi dengan masyarakat untuk melaksanakan berbagai program kerja yang berorientasi pada pemberdayaan potensi desa sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui nilai-nilai ekoteologi. Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Anisa Listiana, M.Ag., juga berharap mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang dimiliki serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat selama menjalankan pengabdian.
Sementara itu, Kepala Desa Undaan Lor menyampaikan apresiasi atas diterjunkannya mahasiswa KKN di desanya. Ia menilai Desa Undaan Lor memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. "Undaan Lor ini luas, punya banyak potensi. Sekitar tiga puluh persen masyarakatnya merupakan pelaku UMKM, sehingga dengan adanya hal tersebut, diharapkan mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus bisa turut memberdayakan potensi Desa Undaan Lor" ujarnya.
Antusiasme warga terlihat sejak awal hingga akhir acara. Kehadiran mahasiswa KKN disambut dengan hangat sebagai fasilitator yang diharapkan mampu memberikan inovasi dan kontribusi nyata bagi kemajuan desa. Melalui penerjunan 14 mahasiswa KKN Kelompok 130 ini, diharapkan tercipta sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lokal serta mewujudkan pengabdian yang berdampak dan berkelanjutan.

