| Dokumentasi kegiatan Biopori bersama warga RT 01/RW 05 pada (25/8) |
Kegiatan diawali dengan doa dan sambutan sebelum mahasiswa memberikan penjelasan mengenai biopori serta manfaatnya bagi lingkungan. Warga kemudian diajak mengikuti praktik pemasangan biopori secara langsung.
Ilham Said Nawawi selaku mahasiswa KKN menjelaskan bahwa biopori dapat menjadi salah satu langkah sederhana dalam pengelolaan lingkungan. Lubang biopori membantu meningkatkan daya resap air ke dalam tanah sekaligus menjadi tempat pemanfaatan sampah organik rumah tangga.
"Dibuatkannya media untuk resapan air yang didalamnya bisa dimanfaatkan untuk membuang limbah dapur yang kemudian dapat menjadi kompos dan penyubur tanah sekitar,” jelas Ilham.
| Dokumentasi praktik pemasangan biopori |
Suparjo selaku Ketua RT 09/RW 05 yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi terhadap program yang dilakukan mahasiswa KKN 05.
"Semoga bisa mendapat manfaat yang sesuai dengan kinerjanya,” ujarnya.
Sebagai bentuk tindak lanjut, setiap warga yang hadir mendapatkan satu unit biopori untuk diaplikasikan di rumah masing-masing. Mahasiswa berharap biopori tersebut tidak hanya menjadi hasil dari kegiatan sosialisasi, tetapi dapat digunakan dan dirawat secara berkelanjutan oleh warga.
Melalui kegiatan ini, KKN 05 UIN Sunan Kudus mendorong masyarakat untuk mulai mengelola limbah organik dari lingkungan rumah sendiri. Biopori diharapkan menjadi langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi limbah rumah tangga, meningkatkan resapan air, sekaligus menjaga kesuburan tanah.

