Gandeng LPDP dan Komisi XI DPR RI, SEMA Gelar Sosialisasi BPI

Parist.ID, KAMPUS Sosialisasi Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) untuk program Magister dan Doktoral digelar oleh Senat Mahasiswa (SEMA) STAIN Kudus bersama pihak Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) dan Komisi XI DPR RI. Dihadiri ratusan peserta, acara yang bertempat di Aula Rektorat Lantai 3 itu mendapat antusias tinggi dari kalangan mahasiswa reguler, pasca sarjana, dan para dosen, Jum’at siang (13/10/2017).
Paragraph
Mohammad Sofwan Effendi, selaku pelaksana tugas direktur beasiswa LPDP, memperkenalkan tentang lembaga yang bergeliat di bidang pembiayaan pendidikan tersebut. Sejak dirintis pada tahun 2010 lalu, pengelolaan LPDP ditujukan untuk dua bidang. Selain pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkaitan dengan research, LPDP juga menangani pendanaan sarana pendidikan formal yang rusak akibat bencana alam.

“LPDP baru diresmikan pada 30 Januari 2011, meskipun sebenarnya telah dirintis mulai tahun 2010. Berdirinya LPDP ini atas usul dari Kementerian Keuangan yang waktu itu dipimpin Sri Mulyani dan Kementerian Pendidikan, Muhammad Nuh,” terangnya.

Usaha pengembangan SDM tersebut menjadi salah satu cara untuk menjawab tantangan dari The McKinsey Global Institute (MGI). Bekerja sama dengan Kementerian Keuangan, LPDP diharapkan dapat menaikkan peringkat ekonomi Indonesia menjadi tujuh besar di tahun 2030 mendatang.

“Itu dapat dilaksanakan melalui strategi peningkatan rasio SDM. Karena itulah, beasiswa diberikan untuk mahasiswa berprestasi yang sungguh-sungguh menempuh program Magister dan Doktoral,” jelas Sofwan.

Ia menambahkan, LPDP telah menyediakan berbagai macam program beasiswa yang dapat dipilih oleh akademisi. Termasuk program afirmasi, yang boleh diikuti oleh mereka yang berasal dari daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal), lulusan S1 bidikmisi, dan bagi putra bangsa lainnya yang berprestasi nasional non akademik.

Maksud dari program afirmasi ini ialah meratakan pembiayaan dana LPDP dengan menurunkan tingkat persyaratan dari program beasiswa reguler. Kedepannya, program beasiswa khusus santri juga akan ditambahkan sesuai usulan dari presiden Joko Widodo, ujar Sofwan.

Terkait dana yang dimiliki LPDP, Fathan Subchi selaku anggota Dewan Komisi XI DPR RI menjelaskan, anggaran untuk LPDP saat ini mendapat tambahan dana sebesar 21 Triliun rupiah. Pihak Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan dan perbankan tersebut mengaku sudah melakukan pertimbangan bersama Kementerian Keuangan.

“Tahun ini, LPDP mengajukan tambahan dana sebanyak 21 Triliun rupiah. Dengan pertimbangan kementrian keuangan, kami telah menyetujuinya sehingga dana abadi yang dimiliki LPDP mencapai 48 Triliun rupiah, ungkapnya.
Mel/Ayun