City, Mengulang atau Membuat Sejarah


Oleh: Riza Afthoni
Manchester City akan kembali bersua Liverpool di Legkedua Babak perempat final Liga Champions yang dilangsungkan di markas The Citizens, Etihad Stadium. Misi balas dendam akan diemban skuat asuhan Pep Guardiola, dipertemuan sebelumnya, Aguero dkk secara tidak terduga dibantai dengan skor 3-0, yang lebih mengenaskan, semua gol yang diciptakan Salah, Chamberlain dan Mane dicipatakan dibabak pertama dalam tempo tiga puluh menit saja.

Pasukan Manchester Biru sedang terpuruk, terlebih dalam tajuk Derby Manchester melawan Manchester United, Dibabak pertama sempat unggul 2-0 lewat sundulan Vincent Kompany dan tendangan Ilkay Gundogan, dibabak kedua mampu disamakan oleh Paul Pogba dibabak kedua dalam waktu menit saja, dimenit 54 dan 56, The Red Devilsmengunci kemenangan lewat Chris Smalling.

Enam gol yang bersarang ke gawang Ederson dalam dua pertandingan jelas bukan berita yang bagus, terlebih Liverpool saat pertandingan derby Merseyside melawan musuh bebuyutan Everton yang berakhir imbang tanpa gol, dimana penyerang Mohammed Salah dan Roberto Firmino tidak diturunkan sejak awal pertandingan, digantikan Dominic Solanke dan Danny Ings guna menemani Sadio Mane dibarisan penyerang.

Guardiola akan habis-habisan dalam pertandingan guna menyegel satu tempat di Semifinal, trio Sane-De Bruyne-Aguero diprediksi akan diturunkan sejak babak pertama, Kompany dan Otamendi akan mengawal pertahanan ditemani disisi kanan Kyle Walker dan disisi kiri yang kemungkinan besar diisi Fabian Delph.

Sementara dikubu lawan, kepercayaan diri yang meningkat setelah dua pertandingan mampu meraih cleansheet akan dimanfaatkan dengan baik dibawah asuhan Juergen Klopp, The Reds akan dipastikan menurunkan skuat terbaiknya termasuk trio andalan, Mane, Salah dan Firmino.

Patut ditunggu siapa yang akan melaju ke Semifinal, dua tim offensif saling berhadapan satu sama lain demi satu tempat semifinal, akankah City yang mencatat sejarah ke Semifinal Liga Champion untuk pertama kalinya atau Liverpool, yang sudah lama tak merasakan sensasi persaingan liga antar benua eropa akan menembus Semifinal guna menuju raihan trofi Liga Champions yang terakhir diraih musim 2004/2005.

*Penulis adalah mahasiswa Program Stdi Komunikasi dan Penyiaran Islam