IAIN Kudus lakukan kunjungan ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta


Yogyakarta - Tingkatkan wawasan berorganisasi Mahasiswa IAIN Kudus ikuti Benchmarking (studi banding) ke Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakart, Selasa (17/12/2019).

Kunjungan ini diikuti oleh 24 delegasi mahasiswa dari UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), UKK (Unit Kegiatan Kampus), SEMA (Senat Mahasiswa)Institut, SEMA Fakultas, DEMA (Dewan Eksekutif Mahasiswa) Institut, dan DEMA Fakultas. Juga didampingi oleh Wakil Rektor tiga IAIN Kudus  Ihsan, beserta ketua dan beberapa staff akademik kemahasiswaan. 

Bertempat di Aula Rektorat lantai dua kampus satu UIN Sunan Kalijaga, rombongan disambut hangat oleh Wakil Rektor III Waryono. Hadir pula pada kunjungan tersebut kepala biro AAKK, para staff kemahasiswaan, Presiden Mahasiswa, dan beberapa ketua UKM UIN Sunan Kalijaga.  

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Rektor III IAIN Kudus, Ihsan mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan baik pihak UIN sunan Kalijaga yang bersedia menerima kunjungan dari IAIN Kudus. 


Ia juga mengungkapkan tujuan dan harapan kunjungan tersebut yaitu untuk mengembangkan dan meningkatkan mutu serta menjalin kerjasama di bidang akademi dan kemahasiswaan. 


"Melalui kunjungan ini kami berharap dapat membangun hubungan kerja sama yang baik antar perguruan tinggi di bidang akademi kemahasiswaan,serta dapat menambah ilmu dan wawasan mahasiswa untuk lebih mengembangkan organisasi mahasiswa di kampus," harapnya. 

Menaggapi hal tersebut, Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga, Waryono juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan IAIN Kudus yang telah memilih UIN Sunan Kalijaga sebagai kampus kunjungan. 

"Saya ucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas kunjungan IAIN kudus ke UIN Sunan Kalijaga, semoga terjalin kerjasama yang baik kedepannya," katanya.

Suasana diskusi saat kunjungan di Aula Rektorat lantai dua kampus satu UIN Sunan Kalijaga
Pada sesi diskusi dan sharing peserta tampak antusias mendengarkan paparan dari beberapa ketua UKM UIN Sunan Kalijaga. Mulai dari kegiatan kampus,keunggulan dan prestasi yang di raih. Selain itu hadir pula Khamdan, Presiden Mahasiswa yang mengaku telah berhasil menerapkan E-Voting pada pemilwa tahun ini. 


"Dengan E-Voting jumlah mahasiswa yang menggunakan hak pilihnya meningkat," ujarnya.

Ana Wahyu Fadhillah (21) salah satu peserta benchmarking mengaku dapat memetik manfaat dari kegiatan tersebut. diantaranya yaitu dapat mengetahui program-program unggulan dari masing-masing UKM, mengetahui prestasi hebat yang pernah diraih. Selain itu juga dapat mengetahui pengelolaan UKM dari UIN Sunan Kalijaga untuk dapat mengadopsinya. 

"Dengan mengikuti kegiatan ini saya bisa tau bagaimana pengelolaan UKM dari UIN Sunan Kalijaga dan berharap bisa mengadopsinya," ungkap Ana, Plt Ketua Dewan Racana IAIN Kudus. 

Selain diskusi dan sharing, benchmarking ini di lengkapi dengan penandatanganan MOU antara kampus Institut Agama Islam Negeri Kudus dan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta di bidang kemahasiswaan dan kerjasama. (Ifa)