Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Resign Bukan Sebuah Pelarian

parist  id
Rabu, Mei 26, 2021 | 12:42 WIB
Foto: Alfia/Detik


Identitas Buku

Judul Buku      : Resign

Penulis             : Almira Bastari

Penerbit           : PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta

Cetakan           : Cetakan ke-9, Januri 2021

Tebal               : 288 halaman

ISBN               : 978-602-038-071-1

 

Hidup adalah pilihan, ketika kita sudah menekuni suatu hal atau pekerjaan, maka tekunilah har tersebut dengan ikhlas dan sungguh-sungguh. Meskipun di awal terasa pahit, niscaya kita akan memperoleh kebahagiaan di akhir, karena hidup bukanlah sebuah pelarian.

Buku Resign yang ditulis oleh Almira Bastari kelahiran 1990. Penulis mempunyai hobi membaca, jalan-jalan serta berenang. Penulis merupakan lulusan S1 di Institut Negeri Bandung dan melanjutkan S2 di University of Melbourne. Sedangkan kesibukannya saat ini sebagai analis financing company yang berada di salah satu perusahaan di Jakarta. Penulis sebelumnya menulis berjudul Melbourne (Wedding) Marathon. Ada beberapa tokoh di dalam buku "Resign" ini, antara lain: Alranita sebagai pegawai termuda yang terletak yang mendapat perlakuan semena-mena Sang Bos. Carlo sebagai pegawai yang baru nikah dan ingin mencari pekerjaan dengan penghasilan lebih tinggi. Karen sebagai pegawai senior yang selalu dianggap tidak becus tapi terus-menerus dijejali proyek baru. Adapun Andre merupakan pegawai senior kesayangan Sang Bos yang terlihat usahain demi menikmati kehidupan keluarga yang lebih normal dan seimbang. Dan Tigran adalah pemimpin genius, misterius dan arogan tapi dipercaya untuk memimpin timnya sendiri pada usia yang masih cukup muda.

Dalam novel ini menceritakan tentang kompetisi sengit terjadi di sebuah kantor konsultan di Jakarta yang di komandani oleh Tigran dengan watak suka menuntut karyawanya untuk melakukan deadline sebelum waktunya. Salah satu anak buah yang jarang dimarahi ialah Andre meskipun senior Andre merupakan anak kesayangan. Saat ini Alranita bisa disebut Rara sebagai analis financing company. Sedangkan Rara harus menghadapi bosnya yang super teliti, dan tegas. Sehingga banyak karyawannya untuk berlomba-lomba segera resign. Pada saat Carlo ingin mengajukan cuti bahwa beberapa harai kedepan untuk melaksanakan pernikahan, namun seisi kantor harus diributkan karena teman-teman kantor harus datang membawa pasangan, terutama si bos Tigran. Akan tetapi Tigran menyuruhku untuk menemaninya. Namun di saat kita ingin bersalaman tanpa ada yang menyadari bahwa Rara dan Tigran selalu erat. Setelah bersalaman Tigran berusaha memberi minum dan selalu memperhatikan Rara. Namun sialnya Rara tetap saja cuek dan menjawab dengan ketus setiap pertanyaan Tigran.

Setiap hari Tigran selalu menyapa karyawannya, sehingga beberapa karyawan senior terutama Karen selalu bersikap ramah di depan Tigran. Setelah Tigran dan menyapa karyawanya Tigran kembali ke ruangnya, segerombolan Rara, Carlo, Karen dan Andre selalu saja mempunyai bahan perghibahan Tigran. Suatu ketika Rara harus lembur tengah malam akan tetapi dia sulit mencari taksi yang tengah lewat di malam hari. Maka Tigran menawarkan diri untuk berbarengan. Rara berinisatif untuk menonton bioskop. Alhasil di tengah perjalanan nonton bioskop Rara harus meninggalkan Tigran sendirian dengan alasan pergi ke toilet tanpa kembali ke studio. Paginya kejadian ini kepergok oleh Carlo akan tetapi Carlo tidak mengetahui siapa betul wanita yang berjalan bersama Tigran.

Pada suatu hari Rara harus menghadap ke Trigran untuk menyiapkan data financing kepada klien sehingga harus direview oleh Tigran. Namun kedetailan Tigran selalu menemukan kesalahan Rara sehingga Rara dianggap tidak presefional dalam bekerja. Maka Tigran berniat menambah staff baru untuk membantu Rara yakni Sandra. Sandra sangat mengaggumi Tigran dalam segi apapun. Dalam rapat internal saja, Sandra berusaha prefesional untuk menjawab pertanyaan dari Tigran dengan cepat. Seringnya Rara merasa salah dan selalu terbebani membuat Rara menangis sendiri dan kelihatan pucat. Maka, Rara memutuskan untuk cuti selama lima hari di Langkawi. Cuti ini sudah diajukan oleh Tigran akan tetapi Rara tidak memberikan alasan yang jelas. Alhasil dia tetap memaksa sehingga Tigran menyetujui cuti tersebut.

Saat berada di Langkawi Rara belum sehari ternyata Rara bertemu Tigran. Rara terkejut mengapa liburannya harus diganggu oleh bosnya sendiri. Sehingga Rara memutuskan untuk membatalkan reservasi hotel dan tour dengan waktu tersisa. Akan tetapi hotel tersebut menolaknya. Maka Rara terpaksa harus menikmati liburan bersama Tigran. Sampai akhirnya  ke sebuah kebun binatang dan mereka saling meminta foto secara candid meskipun terkesan agak jaim.

Di awal tahun para karyawan telah menerima kabar bahagia yakni rekening terisi dengan penuh sesuai kepuasaan pekerjaan kita. Hingga pada akhirnya saat makan siang Rara dan Tigran bertemu Arya yakni kakak tingkat Rara sewaktu makan siang. Walaupun sebenaranya Arya sangat mengaggumi Rara dari dulu sampai sekarang namun Arya harus terus terang untuk mengundang mereka dalam acara pernikahannya. Saat mereka datang Arya melihat Rara berpasangan dengan Tigran.  Dalam acara tersebut hampir sama pandangan dan perhatian Tigran hanya sama diarahkan ke Rara. Hal ini diperhatikan oleh Karen dan Sandra.

Pada suatu hari Tigran tiba-tiba sakit dan memerlukan pertolongan. Rara mengambil langkah cepat dengan memesan taksi untuk membawa Tigran ke rumah sakit terdekat. Begitu sampai di rumah sakit dokter memberitahukan bahwa Tigran harus segera di operasi usus buntu. Maka Rara menelpon kakak Tigran dan memberitahu bahwa Tigran harus dioperasi, namun kemalangan Tigran juga bertambah bahwa kakanya di Kanada sementara Ayah dan Ibunya di Amerika sehingga dua hari ke depan Tigran baru bisa dijenguk oleh keluarganya. Dengan keadaan itu memaksa Rara harus menemani Tigran di rumah sakit.

Setelah kepulangan dari rumah sakit Tigran mengizinkan untuk Rara istirahat karena masih banyak yang harus dikerjakan terutama Sandra yang beralasan sakit. Hal ini menambah beban Rara sehingga memantapkan Rara untuk segera resign. Rara menyadari bahwa selama ini Tigran hanya tinggal di apartemen sendirian sehingga suatu ketika Rara disuruh menemani untuk makan malam dengan baju piyama. Ternyata sama saja hal ini telah diketahui Carlo dan dinyatakan siapa wanita simpanan Tigran.

Setelah kejadian itu Tigran akan resign dalam waktu dekat karena surat sudah dikirim sebulan sebelum itu. Hal ini mengejutkan karyawan seisi kantor. Namun, saat Tigran ingin pulang dan mempergoki Rara untuk meminta jawaban bahwa Rara harus menjadi kekasihnya. Akan tetapi, Rara jual mahal dan menyalahkan Tigran mengapa harus resign. Alasan ini diperkuat bahwa Tigran dapat mengembangkan bisnis keluarga dan dapat menikahi Rara. Dan akhirnya Rara mau menerima setelah sekian pertemuan dengan Tigran. Hingga akhirnya Rara dapat menyebar undangan dalam minggu kedepan.

Kelebihan Novel ini mengangkat cerita yang berbeda yakni kehidupan kantor ala anak perempuan 30-an yang tidak kunjung menikah. Selain itu, novel ini memberikan motivasi kepada pembaca untuk menjadi pekerja keras dan menekuni pekerjaannya. Karakteristik tokoh yang disajikan sangat berbeda mereka tidak mudah di tebak begitu saja oleh pembaca. Di samping itu, alur mundur  yang disajikan memberikan fantasi pembaca untuk semakin mengikuti bacaan novel ini.

Pada cover sudah sesuai ilustrasi akan tetapi, cover tersebut kurang menarik bagi pemula. Sedangkan banyak istilah asing dan istilah perkantoran yang jarang diketahui oleh khalayak umum sehingga sulit dipahami. Kurangnya gambar dan ilustrasi di setiap bagian sehingga cenderung monoton bagi pembaca. Hal ini ditambah lagi dengan tidak adanya terjemah dalam bahasa asing dan bahasa gaul yang tidak semua orang memahaminya.

Oleh sebab itu, novel ini sangat menarik dibaca terutama pada usia produktif yang siap kerja maupun yang sedang bekerja dan belum menikah. Novel ini memberikan motivasi untuk terus bekerja keras dan tekun meskipun harus mennaggung beban yang sangat banyak. Dan seharusnya penulis harus memperhatikan siapa yang cocok dalam sebagai pembaca dan tidak terlalu bahasa gaul dan ketinggian.

 

*) Diresensi oleh Alfia Ainun Nikmah

Reporter Buletin Det!k LPM Paradigma 2021


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Resign Bukan Sebuah Pelarian

Trending Now