Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Mahasiswa Magang dan KKN MBKM Tadris Biologi UIN Sunan Kudus Sambut Kunjungan PRM dan PRA Nogotirto: Kenalkan Budidaya Maggot dan UMKM Mandiri

parist  id
Senin, Mei 18, 2026 | 21:50 WIB

Dokumentasi foto bersama mahasiswa KKN MBKM dengan promotor dan koorlap
Sukodono, PARIST.ID – Mahasiswa Magang dan Kuliah Kerja Nyata Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKN MBKM) Program Studi Tadris Biologi UIN Sunan Kudus menerima kunjungan dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Nogotirto, Sleman, Yogyakarta pada Minggu (17/05/2026). Kegiatan silaturahmi dan studi lapangan tersebut berfokus pada edukasi budidaya maggot serta pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mandiri berbasis lingkungan.

Kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian mahasiswa dalam mengoptimalkan potensi lokal Dusun Sukodono sekaligus membuka ruang pertukaran wawasan antar daerah terkait pengelolaan sampah organik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, program tersebut juga merepresentasikan implementasi mata kuliah Budidaya Hewan yang telah dipelajari mahasiswa selama perkuliahan.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh mahasiswa magang dan KKN MBKM, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung di area rumah susun maggot. Dalam sesi tersebut, mahasiswa menjelaskan metode budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) sebagai agen pengurai sampah organik yang dinilai efektif dan ramah lingkungan.

Mahasiswa juga memperkenalkan sistem rumah tiga susun yang digunakan dalam budidaya tersebut. Susun pertama difungsikan sebagai tempat budidaya maggot, susun kedua menampung air leri hasil penguraian sampah organik, sedangkan susun ketiga dimanfaatkan untuk budidaya ikan lele.

Melalui penjelasan tersebut, peserta diajak memahami bahwa pengelolaan sampah rumah tangga tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan. Maggot diketahui dapat dimanfaatkan sebagai pakan berprotein tinggi untuk unggas dan ikan, pengurai limbah organik, hingga bahan campuran produk kosmetik karena kandungan proteinnya yang tinggi.

"Budidaya maggot sangat penting karena menjadi solusi zero waste terutama sampah rumah tangga yang mampu menyelesaikan masalah sampah organik sekaligus menyediakan pakan ternak tinggi protein yang murah bagi warga," ungkap Safna Mahira, salah satu mahasiswa KKN MBKM.

Selain itu, mahasiswa turut memaparkan potensi hasil sampingan budidaya maggot, seperti kasgot atau bekas budidaya maggot yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik, serta air leri yang diolah menjadi pupuk organik cair (POC). Edukasi tersebut sekaligus membuka wawasan peserta mengenai peluang UMKM berbasis lingkungan yang dapat dikembangkan secara mandiri di tingkat rumah tangga.

Pemaparan materi oleh mahasiswa KKN MBKM
Dalam sesi diskusi, rombongan PRM dan PRA Nogotirto tampak antusias membahas tantangan awal pembangunan fasilitas budidaya, proses pengolahan pasca panen, hingga strategi pemasaran produk. Kehadiran mahasiswa dinilai mampu memberikan pandangan baru mengenai pengelolaan sampah organik yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Promotor lapangan,  Iwan Budiono, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata penerapan ilmu perkuliahan di tengah masyarakat yang manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

“Budidaya maggot dan UMKM skala rumahan memiliki potensi yang luar biasa jika dikelola dengan sungguh-sungguh. Melalui kunjungan ini, kami berharap rombongan tidak hanya melihat maggot sebagai pengurai sampah semata, tetapi mampu mengadaptasi ilmunya menjadi unit usaha yang bermanfaat bagi kebersihan lingkungan maupun peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap inovasi budidaya maggot dapat menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan dalam menciptakan kemandirian ekonomi berbasis lingkungan. Selain mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif, program tersebut juga diharapkan mampu mendorong terciptanya masyarakat yang lebih bersih, sehat, dan berdaya.

Penulis : Eka Rahma F.
Editor : Aisya Niken Cahya S.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mahasiswa Magang dan KKN MBKM Tadris Biologi UIN Sunan Kudus Sambut Kunjungan PRM dan PRA Nogotirto: Kenalkan Budidaya Maggot dan UMKM Mandiri