| Pengarahan eksperimen oleh mahasiswa KKN MBKM |
Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak melakukan berbagai eksperimen sains sederhana menggunakan bahan yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti cuka, soda kue, pewarna makanan, sabun cuci piring, botol bekas, dan kertas minyak. Salah satu percobaan yang paling menarik perhatian ialah simulasi “gunung meletus” dengan lava busa berwarna merah hasil reaksi campuran bahan-bahan tersebut.
Kegiatan diawali dengan pengenalan alat dan bahan secara interaktif. Selanjutnya, anak-anak bersama mahasiswa memasukkan soda kue, pewarna makanan, dan sabun cuci piring ke dalam botol yang telah ditempatkan di miniatur gunung dari kertas minyak. Setelah cuka dituangkan, busa berwarna merah meluap keluar menyerupai letusan gunung berapi.
| Percobaan eksperimen oleh anak-anak TK RA Mashithoh Sukodono |
Para guru TK RA Mashithoh Sukodono turut menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar baru yang kreatif bagi peserta didik.
Kepala Sekolah TK RA Mashithoh Sukodono, Anis Fajriyah, menyampaikan apresiasinya terhadap program yang dilaksanakan mahasiswa Tadris Biologi UIN Sunan Kudus.
“Belajar sains tidak harus rumit atau menakutkan. Melalui eksperimen sederhana dengan bahan dapur ini, kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa sains itu dekat dengan kehidupan sehari-hari dan menyenangkan untuk dipelajari,” ujarnya.
Melalui program Science Fun, diharapkan anak-anak dapat lebih berani bereksplorasi, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, serta mulai mengenal dunia sains sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung pendidikan yang kreatif, interaktif, dan bermakna.

