![]() |
| Dokumentasi Kegiatan |
Kudus, PARIST.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus turut mendampingi kegiatan Kelas Konseling Balita yang digelar Posyandu Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah edukasi bagi orang tua mengenai pemenuhan gizi dan pengolahan makanan sehat untuk mendukung tumbuh kembang balita.
Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dengan senam balita yang dipandu oleh tiga mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus bersama mahasiswa KKN Universitas Muria Kudus. Para balita mengikuti kegiatan dengan antusias sehingga suasana kelas berlangsung interaktif dan menyenangkan.
Usai senam, Ketua RDS (Rumah Desa Sehat), Hidayatun, memberikan sambutan sekaligus menyampaikan edukasi mengenai kebutuhan gizi balita. Edukasi tersebut mencakup pentingnya pemenuhan makanan bergizi serta pengolahan makanan yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi konseling bersama ahli gizi dan bidan dari Puskesmas Desa Japan. Konseling berlangsung secara tatap muka dengan ibu balita secara bergantian. Melalui sesi tersebut, para ibu dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan gizi serta kondisi tumbuh kembang anak masing-masing.
Selain konseling, kader Posyandu Desa Japan juga memberikan praktik pengolahan makanan bergizi untuk balita. Dalam praktik tersebut, peserta diperkenalkan pada cara mengolah sejumlah bahan pangan, di antaranya wortel, brokoli, udang, jagung, daun kelor, tepung, dan telur menjadi hidangan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi balita.
Para ibu balita yang hadir mengikuti praktik dengan saksama. Kegiatan ini sekaligus memberikan gambaran kepada peserta mengenai pemanfaatan bahan pangan yang mudah ditemukan untuk diolah menjadi makanan bergizi bagi anak.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan bazar murah bagi masyarakat Desa Japan. Sejumlah kebutuhan pangan, seperti kol, wortel, sawi, seledri, cabai, bawang merah, bawang putih, tempe, telur, tomat, dan buncis, ditawarkan dalam paket seharga Rp15.000.
Kegiatan diakhiri dengan foto bersama antara mahasiswa KKN, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan peserta sebagai dokumentasi. Keterlibatan mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan edukasi kesehatan dan pemenuhan gizi balita di Desa Japan.

