Berikut Adalah Juara-juara KKTM 2018

Panitia, Dewan Juri, an seluruh peserta berfoto bersama usai pengumuman juara, Serpong (6/12)
PARIST.ID, SERPONG, TANGERANG- Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) oleh Ditjen PTKI telah menghasilkan para juara setelah proses seleksi dan presentasi. Hasil tersebut diumumkan langsung usai presentasi peserta di Hotel Lemong, Serpong, Tangerang, (6/12) kemarin.

Bertema Moderasi Agama untuk Peradaban dan Kemanusiaan, panitia bermaksud untuk memunculkan pemikiran-pemikiran baru tentang persoalan keberaagamaan di era modern ini. Dari 1000-an karya yang masuk, panitia hanya mengundang 23 karya saja untuk dipresentasikan. 

Dari tahap presentasi itu dewan juri mengumumkan karya-karya yang menjadi juara apa empat kategori yang dilombakan. Berikut adalah hasil detail juara kompetisi:

Katagori Essay Kelompok: Juara I: UIN Sunan Ampel Surabaya atas nama Muhyiddin, Siti Khoirotil Ummah, dan Siti Maryam. Juara II: IAIN Kediri atas nama Iktafi Muzayana Mahiroh, Maretha, dan Septa. Juara III: IAIN Kediri atas nama M. Taufik, Galuh Meida Yustria, Emei Nilam dan Karina S. Sedangkan juara Harapan I : IAIN Kudus atas nama Novita Nur Aini, Anifatur Rosyidah, dan Erna Safitri Yana. Harapan II: UIN Yogyakarta atas nama Dicky Candra Firmansyah, Hadriana Sulni, dan Muhammad Rizal.

Katagori Essay Individu: 
Juara I: Zulfa Ulyah Kartika dari UIN Gunungjati Bandung. Juara II: M. Rifqi Ibnu dari UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta. Juara III: Saiful Bahri dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sedangkan juara Harapan I: Badru Soleh dari Univ Nurul Jadid Probolinggo, Harapan II: Nailatur Rohmah dari IAIN Kediri dan Harapan III: Muhammad Afif dari IAIN Tulungagung

Katagori Artikel Kelompok:
Juara I: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta atas nama Shalsabila Ananda, Muhammad Abdul Qoni’. Juara II: IAIN Manado atas nama Annisa Ismail, Jenita Silinaung, dan Lisa Abdullah. Juara III: STIT Alquran Ogan Ilir atas nama Mudrik & Budi Hartono. Sedang juara Harapan I: IAIN Metro Lampung atas nama Alvin Ma’viyah, Atin Risnawati, dan Diaz Maulidya. Harapan II: IAIN Surakarta atas nama Lina Lutfiana dan Anis Monika dan Harapan III: UIN Sunan Ampel Surabaya atas nama Lailatul Maghfiroh, Muchammad Chaqiqi dan Siti Khoirunnisa.

Katagori Artikel Individu:
Juara I: Ahmad Husen Al Absi dari Universitas Ibrahimy Situbondo. Juara II: Muhammad Radya Yudantiasa dari UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta. Juara III: Nur Fitriyani dari IAIN Tulungagung. Sedangkan Harapan I: Sa'adatul Kholili dari Universitas Nahdlatul Ulama Jepara. Harapan II : Nirwana dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan juara Harapan III: Emily Faridatul Faiqoh dari IAIN Salatiga. 
Ruchman Basori, Kasi Kemahasiswaan, sekaligus panitia penyelenggara menyatakan kebanggaannya kepada seluruh peserta yang telah berkompetisi. Dari kompetisi ini, dia berkeinginan untuk mempublikasikan hasil dari pemikiran-pemikiran peserta untuk didiskusikan di ruang-ruang publik yang lebih luas.

Sementara itu Syafriansyah, Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan berharap kepada mahasiswa untuk menjadikan kompetsisi ini sebagai titik awal menggeluti dunia kepenulisan. “Kalian harus bangga karena kalian telah mempuyai karya yang dilombakan dalam even nasional”, tuturnya.

Menambahi Syafriansah, Imam Safe’i, Sekretaris Direktur Jenderal Pendidikan Islam saat membuka kegiatan Presentasi Nominator KKTM PTKI, sangat mengapresiasi pemikiran-pemikiran para peserta yang dianggapnya telah memiliki kemauan dan potensi yang hebat dalam menulis. “walau baru duduk di semester muda, kalian telah menguasai tema-tema moderasi beragama dengan baik”, ujar Imam.

Imam berharap semoga karya tulis terkait moderasi beragama ini dapat dijadikan masukan kebijakan dan program bagi Ditjen Pendidikan Islam dalam melakukan kerja-kerja mengedepankan beragama yang moderat untuk mengembangkan pendidikan Islam.

Adapun yang menjadi dewan juri adalah  Asrori S. Karni Redaktur Majalah Gatra dan Dosen UNUSIA Jakarta, Hamami Zada kolumnis dan Dosen UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta dan Abdulloh Ibnu Tholhah kartunis dan Dosen UIN Walisongo Semarang. (RB/red)