Wujud Persamaan Gender, PSG Adakan Nobar Film Kartini

NOBAR : Rektor IAIN Kudus memimpin diskusi pada acara PSG beberapa waktu lalu.
KAMPUS - Pusat Studi Gender (PSG) dan Anak IAIN Kudus, mengadakan kegiatan nonton bareng (Nobar) dan diskusi film berjudul "Kartini" yang disutradarai Hanum Bramantyo di gedung SBSN lantai 2 IAIN Kudus, Jum’at (26/04/2019).


Kegiatan tersebut sebagai aksi nyata yang dilakukan oleh Pusat Studi Gender dan Anak yang ada di IAIN Kudus sebagai bentuk persamaan gender, selain itu juga memberikan motivasi atau inspirasi banyak orang dalam menyadari betapa pentingnya pendidikan.

Ketua pusat studi gender dan anak IAIN kudus, Nur Said S.Ag., M.A., M.Ag. mengatakan kegiatan nobar ini merupakan salah satu cara memperkenalkan tiga tokoh yang terkenal dan menginspirasi di kawasan pantura  yaitu Ratu Sima, Ratu Kalinyamat dan R.A. Kartini.

“Kegiatan ini akan memberikan sebuah inspirasi kepada kita sehingga menjadikan sebuah titik awal untuk menjadikan responsive gender," jelasnya.

Sedangkan, Rektor IAIN Kudus, Dr. H. Mundzakir M.Ag, menjelaskan suatu budaya dan tradisi akan terjadi pergeseran pada setiap zamannya. Setiap generasi memerlukan perjuangan dan tetap mengikuti tradisi. Di sisi lain akan mengikuti perubahan seperti RA. Kartini.

"Seperti Kartini yang hidup di dua tradisi yaitu tradisi kemapanan belanda dan tradisi yang ada di Rembang," jelasnya.

Salah satu peserta Nobar dan diskusi, Irma Madania Syarofi mengaku senang dengan kegiatan ini karna sangat menginspirasi untuk perempuan-perempuan di Indonesia.

"Film ini memberikan inspirasi untuk mewujudkan cita-cita saya. Selain itu juga membuka pengetahuan dan pandangan saya tentang pentingnya pendidikan dan cara bertata krama dengan baik" Kata Irma. (Lenny)