Ramadan, Ponpes Tahfizhul Quran Daruss Saadah Siap Tambah Santri Baru

KUDUS, - Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfizhul Quran Daruss Saadah siap menambah santri baru di bulan ramadan ini. Program tersebut merupakan agenda tahunan setiap ramadan, baik untuk santri selama puasa dan santri menetap. Selain itu terdapat program rutin setiap sore yakni mengaji kitab bersama warga dan rutinan Murajaah setiap selesai sholat magrib.
Foto: Santriwati ponpes Tahfizhul Quran Daruss Saadah sedang tadaruz Al Quran bersama
Pondok pesantren yang terletak di desa Hadipolo RT 01 RW 02 Jekulo Kudus tersebut merupakan pondok tahfidz yang memiliki ciri khas yang berbeda dalam menghafal dan memiliki banyak metode untuk menghafal seperti Murojaah (mengulang-ulang membaca), Taqror (mengulang-ulang ), dan Mukhafadzoh (menghafal ).

Salah satu santri Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Daruss Saadah, Aliya (21) mengatakan menghafal Alquran menjadi program unggulan di pesantren ini agar santri bisa mendapatkan keberkahan Alquran dan selalu ingat bahwa Alquran merupakan pedoman hidup manusia.

”Menghafal Alquran kelak akan menjadikan mahkota untuk kedua orang tua kami," jelas Aliya, santri yang sudah lama mondok di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Daruss Saadah.

Selain itu, lanjut Aliya, pesantren ini memiliki program lain selain hafalan Alquran yaitu pengajian alquran, pengajian kitab kuning, santunan yatim piatu, dan koperasi pondok pesantren Daruss Saadah. 

"Di bawah naungan Yayasan Khafidzil Ilmi bil Insan di sini juga menyediakan pendidikan formal, seperti Raudlatul Athfal Daruss Saadah," tambahnya. 

Aliya mengaku setiap malam para santri dibangunkan pemilik pondok pesantren untuk melaksanakan salat tasbih sekitar jam 12 malam sampai jam 3 pagi menjelang sahur.

“Karena jumlah santri yang terbilang masih minim Ibu Ulfa selaku pemilik pondok pesantren membangunkan rutin santri-santrinya dengan penuh kesabaran dan lemah lembut. Biasanya beliau membangunkan kami sambil berteriak bangun-bangun salat, bangun-bangun sahur," teriaknya.

Sedangkan santri dari Bojonegoro Yana (19), mengaku senang mondok di pesantren Tahfizhul Quran Daruss Saadah. Menurutnya pondok pesantren tersebut tidak mengekang namun mendisiplikan santri untuk rajin mengaji. Selain itu, ia juga merasa nyaman mondok di pesantren Tahfizhul Quran Daruss Saadah.

"Saya berada di pondok tapi seperti dirumah sendiri, tidak menakutkan seperti pondok pesantren pada umumnya. Pemilik pondok juga seperti ibu kedua saya disini. Karena sosok Bu Ulfa selain pemilik pondok dan pengsuh pondok memiliki sikap yang lembut, serta sabar dalam segala situasi dan kondisi," ungkapnya. 

Yana menambahkan, hal tersebut tidak hanya dirasakan oleh mereka yang masih mondok saja, melainkan mereka yang sedang menempuh pendidikan di bangku kuliah. Ia mengaku, tidak terbatas geraknya, tetap bisa mengikuti kegiatan luar di kampus dan bahkan tetap bisa menjadi aktivis di Kampus. 

“Saya aktif kuliah, aktif sana sini tapi alhamdulillah ngajinya lancar. Kesibukan lainnya pun lancar meskipun tidak terlalu terjun dalam kegiatan yang di kampus. Yang terpenting tidak melupakan ngaji," tambahnya.

Pemilik dan pengasuh Ponpes Daruss Saadah, Ulfa berpesan untuk tidak ragu lagi mengambil jalan untuk mondok, apalagi karena kuliah. Semua itu tidak menjadi alasan melainkan kembalikan lagi pada niat dan memantabkan hati.

“Ayo mondok, bisa langsung kesini ke desa Hadipolo Rt  01 Rw 02, kec jekulo, kab Kudus tepatnya dekat  pom bensin nanti ada arahannya atau bisa hubungin nomer 085290390852, tutupnya. (Rifa)