Antisipasi Penularan Covid-19, Dandangan Bakal Ditiadakan

KUDUS-Tradisi dandangan yang rencananya akan digelar pada 14 hingga 23 April 2020 ditiadakan. Berdasar pada rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda)bersama gugus tugas covid-19 , peniadaan tersebut guna pencegahan penularan virus korona yang semakin meluas. 

Dilansir dari murianews.com, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sudiharti, mengatakan, potensi penyebaran covid-19 antar masyarakat bisa meluas di even dandangan.

"Banyak kerumunan massa, terlebih dandangan sering didatangi berbagai orang dari banyak daerah," katanya usai rakor di Command Center pada Senin, (23/03).

Ia juga menambahkan, setidaknya ada 300 lebih pedagang yang akan mengisi lapak di even dandangan. 

"Kami bakal secepatnya memberi sosialisasi pada para pegadang," tambah Sudiharti.

Adapun untuk pedagang luar kota akan dihubungi via handphone. 

"Kami sudah punya nomor dari pedagang luar kota," tandasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Kudus, M Hartopo, menghimbau, agar masyarakat menunda sementara kegiatan yang menghadirkan banyak massa. 

"Jika ada even banyak massa akan dibubarkan, dan ingat tetap jaga jarak," tegasnya.

Selain itu, Hartopo juga meminta masyarakat untuk mematuhi aturan pemerintah dan tetap di rumah.

"Mari bersama melawan virus ini, masyarakat juga harus meningkatkan kesadaranya," ujarnya.


Dalam hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus, Sutiyono, mengaku siap 50% melaksanakan even dandangan. Namun, pihaknya tetap mematuhi instruksi dari rapat koordinasi. 

"Sebenarnya tidak hanya dandangan yang ditiadakan, even yang mendatangkan banyak orang juga tidak diperbolehkan," katanya. (rls)