Best Viral Premium Blogger Templates

Puisi: Perayaan Melepas Pedih

parist  id
Kamis, Juni 15, 2023 | 22:58 WIB

Ilustrasi: https://id.depositphotos.com/

Puisi: Perayaan Melepas Pedih

*Oleh: Nabila Jaza'a


Denting waktu berjalan tak tau malu

Menyikap tabir bisu seorang gadis lugu

Yang penuh biram biru di sekujur tubuh

Pukul 12 kala itu , para hitam menyelimuti ,membawa kehangatan satu persatu.

 

Menghapus segala bening air mata uang mengalir

Bagai nyala gemetar yang tak pernah berakhir

Gadis lugu itu mengernyitkan dahi

Menjinjit diatas kedua kaki,

Berjalan meniti lorong sepi nan sunyi.

 

Ia menelusuri lorong kosong, yang membuatnya

Menumbuhkan harapan yang selama ini berakhir dengan kehampaan

Membunuh segala kesia-siaan

Mencari setiap terang kenangan ,namun tak pernah ia temukan.

 

Ia masih hidup dalam segala angan yang menipu

Jika suatu hari kala dunianya hancur-luluh,

Tanda-tanda menyerbu mulai menggerutu

Entah kapan, entah dimana dan entah siapa ?

Akan datang..

Seseorang yang akan membuatnya lebih tenang

Membuatnya berlari lebih jauh lagi,

Membuatnya tumbuh dalam keinginan untuk hidup esok hari

 

Dalam usia ganjil yang merengkuh

Kala semua yang ada dirasa mulai merapuh

 

Seseorang itu datang, dia datang dan benar-benar datang

Entah untuk sementara, atau selamanya

 

Benang bening dalam kedua mata gadis itu

Memancarkan segala bahagia yang ia tunggu

Bahagia yang diinginkannya

Dan kini ia merasakannya.

 

Sebuah keajaiban ! (Teriaknya)

Kala satu persatu harapan dan angan mulai menjadi hal-hal nyata dalam sekejap mata 

 

*Oleh: Nabila Jaza'a, Sekretaris LPM Paradigma 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Puisi: Perayaan Melepas Pedih

Trending Now