Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Menanti Titik Terang KKN 2026 : SEMA-U Desak LP2M Segera Beri Kejelasan bagi Angkatan 202

parist  id
Selasa, Juni 30, 2026 | 23:42 WIB

KUDUS, PARIST.ID– Simpang siurnya informasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) memicu kegelisahan mahasiswa, khususnya angkatan 2023. Menanggapi hal tersebut, Senat Mahasiswa Universitas (SEMA-U) UIN Sunan Kudus menegaskan komitmen mengawal dan mendesak Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) agar segera memberikan kejelasan jadwal dan teknis pelaksanaan, Senin (29/6/2026).

Sampai pada saat ini SEMA-U telah melakukan koordinasi awal dengan Ketua LP2M, Abdul Karim. Dari pertemuan itu, SEMA-U memperoleh informasi awal terkait kendala dan mekanisme pelaksanaan. Kendati demikian, kepastian tanggal dan waktu pelaksanaan KKN belum dapat dipastikan. Pasalnya, Ketua LP2M sedang menjalani dinas luar kota dan memiliki agenda padat sebagai penguji.

"Dalam waktu dekat, kami akan mengupayakan pertemuan formal dengan jajaran LP2M minggu ini. Dengan tujuan untuk membawa aspirasi mahasiswa angkatan 2023 agar seluruh kendala dapat terjawab saat audiensi," ujar ketua SEMA-U Abdul Jabar 

Gelombang pertanyaan mahasiswa terus mengalir melalui kanal aduan 'Lapor SEMA' yang dikelola Komisi B SEMA-U. Sejumlah isu yang disorot meliputi kepastian tanggal pelaksanaan, mekanisme pembentukan kelompok, serta sistem KKN yang akan digunakan, apakah dikembalikan ke tingkat fakultas atau tetap terpusat seperti tahun sebelumnya. 

Selain itu, mahasiswa juga mempertanyakan fasilitas, seperti pengadaan jas almamater. SEMA-U didesak tidak hanya mengaudit anggaran, tetapi juga mempertanyakan urgensi pemilihan lokasi KKN dan fokus dampak pengabdian bagi masyarakat.

Terkait transparansi dana KKN dan pemetaan Uang Kuliah Tunggal (UKT), dalam Minggu ini SEMA-U sudah mengirimkan surat permohonan audiensi kepada LP2M. SEMA-U juga mengaku belum dapat melakukan audiensi formal ke rektorat karena keterbatasan data riil. Untuk itu, Komisi B saat ini menyebarkan formulir pendataan mandiri untuk menghimpun nama, program studi, dan golongan UKT mahasiswa.

Mengenai anggaran KKN 2026, SEMA-U memprediksi adanya kebijakan efisiensi di lingkungan UIN Sunan Kudus yang berpotensi memotong dana LP2M. Namun, hal itu masih sebatas perkiraan karena belum ada konfirmasi resmi dari pimpinan.

Melihat lambatnya respons birokrasi, SEMA-U menyiapkan langkah lanjutan. Jika LP2M terus mengulur waktu, SEMA-U akan melaporkan persoalan ini kepada Rektor sebagai pimpinan tertinggi sekaligus pembina SEMA-U. Komunikasi antara Ketua LP2M dan Rektor disebut belum optimal karena agenda dinas luar kota.

Apabila jalur tersebut tidak membuahkan hasil, SEMA-U menyatakan siap mengumpulkan aliansi mahasiswa yang melibatkan unsur eksekutif dan legislatif di tingkat fakultas untuk merumuskan tuntutan bersama demi memperjuangkan hak mahasiswa angkatan 2023.



Penulis: Febriana Salmawati
Editor: Na'imatul Munawaroh 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menanti Titik Terang KKN 2026 : SEMA-U Desak LP2M Segera Beri Kejelasan bagi Angkatan 202

Trending Now