| Dokumentasi foto bersama perangkat desa, para ketua RT/RW, serta mahasiswa KKN (27/08) |
Kegiatan ini bertujuan memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik menjadi bahan bakar alternatif yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Sebelumnya, tim telah melakukan uji coba pengolahan eceng gondok dan sekam padi menjadi arang briket untuk memastikan prosesnya berjalan baik sebelum dipraktikkan kepada warga.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri perangkat desa serta para Ketua RT dan RW se-Desa Undaan Kidul. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh Amalia Indrawati selaku pembawa acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Koordinator Desa Ahmad Tunzilul Manan dan Sekretaris Desa Teguh Santoso, serta doa yang dipimpin Muhammad Zacky Mirzaq Abdullah.
| Dokumentasi proses pembuatan arang briket |
Eceng gondok kering yang telah dipotong-potong dibakar bersama sekam padi hingga menjadi arang. Arang tersebut kemudian ditumbuk halus, disaring, dan dicampur tepung tapioka sebagai perekat dengan perbandingan 3:1. Adonan yang merata lalu dicetak menggunakan potongan pipa paralon berdiameter 2 cm membentuk silinder, kemudian briket dikeringkan sebagai tahap akhir sehingga menghasilkan arang briket yang siap digunakan sebagai bahan bakar alternatif.
Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan dan aktif berdiskusi mengenai potensi limbah sekitar sebagai sumber energi ekonomis. Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kolaborasi antara Pemerintah Desa Undaan Kidul dan KKN 128 dalam mewujudkan desa peduli lingkungan melalui inovasi Eco-Teologi.

