| Dokumentasi mahasiswa KKN & siswa bersama gantungan kunci (18/8) |
Kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi daur ulang sampah sekaligus upaya mengenalkan kerajinan ekologis kepada siswa sejak dini. Dengan pendekatan yang sederhana dan menyenangkan, mahasiswa KKN mengajak siswa lebih peduli terhadap sampah di lingkungan sekitar.
Kegiatan diawali dengan mengajak siswa mengenal berbagai jenis sampah yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa KKN memberikan contoh sederhana, mulai dari sampah plastik, kertas, hingga tutup botol bekas yang sering kali langsung dibuang setelah digunakan.
Memasuki kegiatan inti, mahasiswa KKN memperkenalkan cara memanfaatkan tutup botol bekas menjadi gantungan kunci. Siswa diperlihatkan bahan-bahan yang telah disiapkan dan dikenalkan tahapan pembuatannya secara bertahap.
Tutup botol yang sudah dibersihkan kemudian dipadukan dengan berbagai bahan pendukung dan desain menarik. Dengan pendampingan mahasiswa, siswa mengikuti setiap tahapan pembuatan secara langsung. Kegiatan dilakukan secara praktik agar siswa lebih mudah memahami proses sekaligus mengembangkan kreativitas.
Meskipun menggunakan bahan sederhana, siswa dapat melihat langsung bagaimana benda yang sebelumnya dianggap sampah dapat diubah menjadi kerajinan menarik. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi siswa untuk belajar bahwa menjaga lingkungan dapat dilakukan melalui tindakan sederhana, salah satunya mengurangi kebiasaan membuang barang yang masih dapat dimanfaatkan.
Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga menjadi media menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Mahasiswa KKN mengajak siswa memahami bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab orang dewasa, tetapi dapat dimulai dari kebiasaan kecil sejak usia sekolah.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Bagi siswa, kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang menggabungkan edukasi lingkungan dan kreativitas. Mereka tidak hanya mendapat pengetahuan mengenai pemanfaatan limbah, tetapi juga pengalaman membuat kerajinan secara langsung.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 123 UIN Sunan Kudus berharap siswa SD Negeri 1 Larikrejo dapat mulai membangun kebiasaan bijak dalam memperlakukan sampah. Dengan kreativitas dan kepedulian, sampah tidak selalu harus dibuang, tetapi dapat menjadi bahan untuk menciptakan karya baru yang memiliki nilai guna.

