| Dokumentasi foto bersama mahasiswa KKN, DPL, perangkat desa, dan LPPM (1/09) |
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Honggosoco, Baidowi, beserta perangkat desa dan perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Fifi Nofiaturrahmah.
Kepala Desa Honggosoco, menyambut baik kehadiran mahasiswa selama pelaksanaan PKM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa karena turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di Desa Honggosoco. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa memberikan warna tersendiri bagi kegiatan masyarakat sekaligus membuka ruang bagi terjalinnya hubungan yang baik antara mahasiswa dan pemerintah desa.
“Selama berada di Desa Honggosoco, mahasiswa tidak hanya datang untuk melaksanakan program, tetapi juga menjadi bagian dari kegiatan masyarakat. Terima kasih karena sudah banyak membantu baik dalam program asistensi mengajar, pembuatan ecobrick, maupun program pembuatan QRIS bagi UMKM Desa Honggosoco. Pertemuan dalam 1 bulan ini semoga membawa banyak manfaat ilmu bagi mahasiswa,” ujar Baidowi.
Perwakilan LPPM, Fifi Nofiaturrahmah, juga hadir untuk memberikan arahan sekaligus apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan. Kehadiran perwakilan LPPM menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian tidak hanya menjadi agenda mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi dalam membangun hubungan dengan masyarakat.
Bagi mahasiswa, kegiatan PKM menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan sekaligus belajar menghadapi berbagai situasi di lingkungan masyarakat. Mahasiswa belajar berkomunikasi dengan warga, bekerja sama dengan perangkat desa, menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan, serta memahami bahwa pengabdian membutuhkan kepekaan dan keterlibatan secara langsung.
Kegiatan penutupan dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi sekaligus ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Honggosoco dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan selama program berlangsung. Dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam membantu mahasiswa menjalankan kegiatan PKM dengan lebih lancar.
Program Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Honggosoco secara resmi selesai. Namun, berakhirnya program tidak serta-merta menghapus cerita dan pengalaman yang telah terbentuk. Ada pertemuan yang menjadi pengalaman, ada kegiatan yang menjadi kenangan, dan ada kebersamaan yang menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa selama melaksanakan pengabdian di Desa Honggosoco.

