Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

KKN 123 UIN Sunan Kudus Desa Larikrejo Kenalkan Terapi Holistik Pijat dan Bekam kepada Warga

parist  id
Kamis, September 10, 2026 | 01:24 WIB


Dokumentasi proses praktik kegiatan Pijat dan Bekam (28/08)
Kudus, PARIST.ID Mahasiswa KKN Kelompok 123 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus menggelar sosialisasi dan pendampingan terapi holistik berupa pijat dan bekam di Aula Balai Desa Larikrejo, Jumat (28/8/2026). 

Program tersebut merupakan salah satu bentuk kegiatan mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat. Sebagian besar warga Desa Larikrejo bekerja sebagai petani. Aktivitas fisik yang cukup berat membuat keluhan seperti pegal-pegal sering dirasakan setelah bekerja.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN 123 memilih pijat dan bekam sebagai materi sosialisasi karena dinilai sesuai dengan kebutuhan dan keluhan warga. Selain memberikan penjelasan, kegiatan juga diisi dengan demonstrasi dan praktik agar warga dapat memahami materi secara langsung.

Materi sosialisasi mengenai terapi holistik disampaikan oleh Nabilla Putri Widya, mahasiswa Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi. Dalam pemaparannya, warga mendapatkan pengenalan mengenai terapi pijat dan bekam serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penerapannya.

Setelah penyampaian materi, peserta diajak menyaksikan demonstrasi teknik pijat. Beberapa warga secara sukarela bersedia menjadi contoh dalam praktik. Dengan adanya praktik tersebut, peserta dapat melihat langsung bagaimana teknik pijat dilakukan dan dapat bertanya jika ada hal yang belum dipahami.

Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu hal yang menarik perhatian peserta adalah pengenalan mengenai bekam. Beberapa warga mengaku sebelumnya belum mengetahui secara mendalam mengenai terapi tersebut. Warga juga aktif mengikuti sesi tanya jawab mengenai pijat dan bekam.

Ahmad Izzul Afif, Koordinator Desa KKN Kelompok 123 UIN Sunan Kudus, mengatakan bahwa pemilihan program tersebut tidak terlepas dari kondisi masyarakat Desa Larikrejo.

"Kami memilih program ini karena melihat kebutuhan warga, terutama para petani yang cukup sering mengalami pegal-pegal setelah beraktivitas," ujarnya.

Selain sosialisasi, pendampingan praktik menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Beberapa warga yang bersedia menjadi contoh mendapatkan pendampingan langsung dari mahasiswa. Sementara warga lainnya dapat mengamati proses dan mengajukan pertanyaan selama praktik berlangsung.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 123 berharap warga mendapatkan pengetahuan tambahan mengenai terapi holistik, khususnya pijat dan bekam. Edukasi tersebut juga diharapkan dapat membuat masyarakat lebih memahami penggunaan terapi secara tepat serta tidak sekadar mengikuti informasi yang beredar di lingkungan sekitar.


Penulis: Ifrohatun Nurus Tsaniyah
Editor: Na'imatul Munawaroh

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • KKN 123 UIN Sunan Kudus Desa Larikrejo Kenalkan Terapi Holistik Pijat dan Bekam kepada Warga

Trending Now