OK Keluhkan Sarpras, Waket I : Gedung Baru Dibangun April 2017


Para anggota Organisasi Kemahasiswaan (OK) sedang mendengarkan pengarahan dari pimpinan STAIN Kudus di aula rektorat lantai 3. Mail/Paragraphfoto
KAMPUS, PARIST.ID – Beberapa Organisasi Kemahasiswaan (OK) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kudus masih mengeluhkan Sarana dan Prasarana (Sarpras) Kampus. Salah satunya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Stain Musik Studio (SMS). Mereka mengeluhkan studio latihan yang dianggap tidak layak. Nuril Fahmi, Ketua UKM SMS, menuturkan bahwa tempat yang dihuni UKM musik untuk latihan sangat sempit dan sumpek. Selain itu struktur bangunan yang tidak dilengkapi peredam membuat pencemaran suara yang tidak jarang mengganggu warga sekitar.

“Studio latihan kami tidak layak. Suaranya yang keras tidak jarang juga menggangu warga. Kadang kami juga dilempari batu akibat itu,” kata Fahmi pada Public Hearing Senat Mahasiswa (SEMA) di aula rektorat lantai tiga STAIN Kudus, Senin (13/3/17).

Keluhan juga datang dari Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tarbiyah serta HMJ Syariah dan Ekonomi Islam. Kantor sekretariat yang terlalu kumuh dianggap menghambat kinerja pengurus karena alasan ketidaknyamanan. Menurut Ketua HMJ Tarbiyah, Muhammad Taufik Nur Aziz, itu sebab tidak adanya kesadaran gaya hidup bersih dari mahasiswa STAIN Kudus.

“Karena bukan hanya pengurus dan anggota HMJ yang mampir, banyak mahasiwa lain juga nimbrung dan membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

Menambahkan, Ketua HMJ Syariah dan Ekonomi Islam, Julianto menganggap itu disebabkan karena Office Boy (OB) enggan menjamah kantor HMJ yang berada di gedung UKM sayap timur lantai dua itu. Maka tidak heran jika kantor sekretariat terkesan tidak pernah dibersihkan. 

Gedung Baru

Menanggapi keluhan dari dua Ketua HMJ, Wakil Ketua (Waket) II STAIN Kudus, Ahmad Supriyadi menegaskan bahwa belum ada estimasi terkait pengadaan gedung baru khusus HMJ. Namun anggaran dana untuk prasarana itu akan ditindak lanjuti pada tahun ini. “Ruangan itu dipakai dulu, nanti biar ada OB yang membersihkan,” terang Supriyadi. 

Sementara itu Wakil Ketua I STAIN Kudus, M. Saekan Muchit mengatakan akan ada gedung baru yang dibangun mulai pada bulan April tahun 2017 ini. Rencananya itu akan digunakan sebagai perpustakaan jurusan dan perpustakaan pascasarjana. Sedangkan untuk lantai dua digunakan sebagai Hall Room berkapasitas 300-an orang. Selain itu juga akan dibangun 30 ruang kelas baru. 

“Gedung itu akan dibangun di sebelah utara gedung S di kampus timur.,” terangnya.

Tantang keluhan UKM SMS, Shobirin, Wakil Ketua III STAIN Kudus mengungkapkan studio latihan UKM SMS akan segera dipindah di lantai satu Gedung Olahraga STAIN Kudus. (Mail/Far)