OK STAIN Kudus Bantu Warga Glagahwaru



 
Simbolis : Perwakilan OK STAIN Kudus memberikan sembako kepada korban. Foto: Wafa/Paragraph



KUDUS, PARIST.ID - Bencana angin puting beliung yang terjadi di Desa Glagahwaru Kecamatan Undaan Kudus menggugah kesadaran para mahasiswa. Sekitar pukul 11.00 WIB rombongan Organisasi Kemahasiswaan (OK) STAIN Kudus itu tiba di Balai Desa Glagahwaru Undaan. Mereka yang tergabung dalam Organisasi Kemahasiswaan (OK) STAIN Kudus itu bermaksud menyalurkan bantuan kepada korban bencana angin puting beliung pada Kamis (16/3/17).

Yudistira Pradipta (20) selaku koordinator aksi mengatakan bantuan tersebut merupakan sumbangsih dari mahasiswa STAIN Kudus melalui OK. Ia berharap agar bantuan ini dapat meringankan beban para korban. Bantuan ini marupakan wujud kepedulian para OK terhadap kesusahan masyarakat. 

“OK STAIN Kudus ingin supaya masyarakat Undaan diberi kesabaran dan bisa beraktivitas normal sebagaimana biasanya,” katanya.

Data yang dihimpun oleh Parist.id, bencana yang terjadi pada 13 Maret 2017 lalu itu mengakibatkan sekitar 240 rumah rusak serta dua dapur diantaranya rata dengan tanah. Membantu meringankan itu OK STAIN Kudus memberikan bantuan berupa 1700 buah genting, 500 buah gendhing dan 10 kardus mie instan.

Keterangan Sekretaris Desa Glagahwaru, Sumarno menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan dari para mahasiswa tersebut. Ia menambahkan bahwa kondisi desa Glagahwaru kini telah teratasi sebab bantuan dari berbagai pihak. Sampai kemarin (16/03) Pemerintah Desa Glagahwaru telah menerima sekitar 8.300 buah genting. Itu telah mampu menutup 80% dari kebutuhan sebenarnya yaitu 10.000 genting.
"Kami ucapkan terima kasih kepada mas dan mbak mahasiswa. Bantuan ini  kami terima dengan tangan terbuka dan akan disalurkan kepada korban," ungkapnya.
Selanjutnya Ia juga berharap aksi sosial yang ditunjukkan para mahasiswa itu bisa berlanjut sampai lulus dari kampus. Artinya pasca lulus nanti diharapkan mahasiswa juga selalu memiliki rasa kemanusiaan yang kental untuk meringankan kesusahan orang lain.

“Kami himbau kegiatan sosial semacam ini tidak hanya sampai di sini saja,” harapnya.

(Wafa/Lim)