Buku Ratu Kalinyamat Rainha de Japara Dibedah


WWW.PARIST.ID, JEPARA - Buku sejarah Ratu Kalinyamat Karya Hadi Priyanto resmi diluncurkan dan dibedah di Pendopo Kabupaten Jepara malam tadi, Rabu (4/04/2018). 

Supriyana, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jepara mengatakan, masyarakat Jepara sudah lama menunggu hadirnya buku yang menceritakan sejarah ratu besarnya itu setelah Ratu Shima. Sebab, Ratu Kalinyamat adalah pahlawan bagi masyarakat yang berhasil membawa Jepara menjadi daerah yang disegani daerah-daerah lain.

Supriyana menambahkan, hadirnya buku ini akan memberikan motivasi besar kepada masyarakat Jepara dalam melestarikan sejarah dan budayanya. Serta, akan membuka "mata" kita terhadap sejarah-sejarah yang bisa menjadi penguat identitas masyarakat.

"Sayang sekali kalau warisan sejarah  ini hanya berlalu begitu saja. Buku ini menjadi bukti bahwa, ada jembatan yang indah dari generasi tua kepada generasi muda melalui budaya-budaya yang diwariskan," ujarnya saat memberikan sambutan sebelum buku dibedah.

Hendro Martojo, Wakil Ketua Rektor UNISNU sangat mengapresiasi ikhtiar Hadi Priyanto dalam mewariskan catatan sejarah kepada generasi-generasi setelahnya. Menurutnya, Hadi adalah penulis yang produktif dalam menerbitkan karyanya. Terutama karya tentang Jepara.

Pria yang juga berstatus sebagai mantan Bupati Jepara itu menuturkan, buku ini menjadi sebuah kebanggaan besar bagi masyarakat Jepara. Selain itu, dia menganjurkan agar masyarakat dari berbagai kalangan mau menyempatkan waktunya untuk membaca buku yang bercerita sejarah pemimpinnya dulu itu. 

Alamsyah, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Undip, menjelaskan, hadirnya buku ini menjadi bukti bahwa Ratu Kalinyamat bukanlah tokoh imajiner. Melainkan tokoh yang nyata. Hal itu dibuktikan dengan data-data historis yang disadur dari Babad Tanah Jawa dan beberapa data lain yang saling menguatkan. Karena selama sejarah itu belum ditulis dan dibukukan, kisah tersebut hanya akan menjadi dongeng yang berkembang dari mulut ke mulut masyarakat.

Di peluncuran buku yang ke- 14 nya itu, Hadi Priyanto, berharap agar ikhtiarnya yang selama ini dia lakukan dapat menjadi bentuk pengabdiannya kepada Jepara. Selain itu, dia ingin memotivasi seluruh masyarakat agar mau memperhatikan warisan leluhur yang bisa menjadi kekayaan luar biasa.

"Buku ini menjadi bukti bahwa Jepara memiliki sejarah panjang nan luar biasa. Sejarah-sejarah yang ada wajib kita gali dan tulis sebagai warisan anak cucu nanti," pungkasnya. (Faqih)