IKMP harus miliki Empat Pilar Penyangga



KUDUS, Parist.Id - Sebagai organisasi yang baru berdiri, Ikatan mahasiswa Pati (IKMP) harus memiliki pondasi dan empat pilar penyangga agar organisasi tetap eksis. Hal itu mengemuka dalam malam akrab (makrab) IKMP, Kamis, (10/05).

Hadir sebagai pembicara kegiatan itu, Komisioner Forum Kerohanian Mahasiswa Islam (FKMI),  Ridwan Maulana, mengatakan empat pilar tersebut terdiri dari pilar sosial, ekonomi, agama dan politik.

"Untuk pilar sosial, ekonomi dan agama wajib dimiliki organisasi baru," ucapnya.

Pilar-pilar ini nantinya akan saling berkaitan. Pilar sosial memiliki peran  untuk anggota dan masyarakat yang nantinya akan terjadi pemberdayaan masyarakat.

"Nantinya bisa diadakan upaya-upaya untuk mensejahterakan masyarakat. Setelah organisasi maju dalam hal ekonomi, tentu mudah menjalankan agenda-agenda besar. Seperti sholawat, infaq kepada anak yatim, bakti sosial dan lain-lain," jelasnya.

Lanjut, sedangkan untuk GBHO (Garis Besar Haluan Organisasi) bisa disepakati bersama. Organisasi akan menginduk ke partai politik atau menjadi independen. Setelah itu baru bisa menentukan GBHO, mau berpolitik atau tidak.

"Untuk itu saya menganjurkan agar IKMP berjalan dulu. Tidak gegabah menentukan tujuan. Mengingat organisasi ini baru berdiri dan belum memiliki pondasi yang kuat," tutur Ridwan.

Selain itu ketua panitia Makrab, Ahmad Minan Nurrohman, mengatakan hal yang paling penting saat ini adalah memastikan IKMP bisa rutin mempertemukan mahasiswa asal Pati. Ketika semua sudah solid, kegiatan apapun bisa dilaksanakan.

"Memiliki cita-cita itu wajib. Namun hal paling penting adalah kita bisa bersatu. Agenda kopdar IKMP tetap berjalan dengan baik," Katanya.

Ia berharap semua mahasiswa bisa berkumpul dan tidak malu. Karena sama-sama mahasiswa dan berasal dari Pati. (Fand/Fal)