Gus Rojih Maimoen: Menghapus Dosa Dengan Ikhlas Mengajar



PARIST.ID, JEPARA - Aktivitas mendidik siswa dapat menghilangkan dosa. Sekiranya guru dengan ikhlas dan tawakal dalam menjalani dunia pendidikan, niatnya jangan membuat anak pintar, karena kepintaran itu datang dari Yang Maha Memberi (Allah). Niatkan saat ngulang (mengajar: red) itu mengajak-ajak untuk kebaikan. 

Hal tersebut disampaikan oleh KH. Rojih Ubab Maimoenn saat menghadiri acara Khaul KH. Rosyidi, pendiri yayasan Islam Nurul Ilmi ke-31 di Aula MA Nurul Ilmi Bategede Nalumsari Jepara, Kamis (11/10/2018).

Gus Rojih sapaannya, merupakan cucu dari KH. Maimun Zubair, ulama kharismatik asal Rembang. 

Ia menyampaikan, seorang pendidik tidak perlu mencari pupularitas dalam mengajar. Justru, pendidik zaman dulu tidak menonjolkan kealimannya. Tetapi mendapat berkah yang dapat dirasakan oleh orang banyak.

Kemudian Gus Rojih menceritakan mbahnya  bernama Mbah Zubair. Ia dulunya tidak mempunyai gedung untuk mengajar ilmu,. Akan tetapi orang yang pernah diajar oleh Mbah Zubair, selalu bilang ia pernah "mondok" di pondoknya Mbah Zubair.

"Mbah saya niatnya hanya ngajar tanpa mengira-ngira muridnya kelak jadi apa," ungkapnya.

Keikhlasan Mbah Zubair, ternyata memberkahi murid termasuk keturunannya dapat membangun Pondok Pesantren sendiri. Hal itu tidak pernah terpikirkan oleh Mbah Zubair kalau muridnya dapat membangun gedung untuk ngulang.

Oleh sebab itu, Gus Rojih menghimbau kepada seluruh pendidik untuk terus menerus mengajar anak didiknya tanpa lelah. Karena mengajar "ngulang" dapat menghapus dosa dan meringankan beban kita di akhirat kelak.

"Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapat berkah atas apa yang kita amalkan sebagai seorang pendidik," tambah Gus Rojih.

Sementara itu, Slamet selaku Ketua Panitia me gungkapkan bahwa haul ini dimaksudkan untuk mendoakan KH. Rosyidi beserta para pembantunya yang telah mewariskan pendidikan Islam Nurul Ilmi kepada generasi penerus. Walaupun, tidak secara langsung melihat jerih payah mereka, namun bukti atau hasil usahanya dapat dirasakan sampai saat ini dengan adanya yayasan ini.

Hadir dalam acara tersebut yakni seluruh Dewan Guru dari RA, TPQ, MTs dan MA Nurul Ilmi serta BP3 yayasan. (Salim)