KMD Jadi Syarat Wisuda Mahasiswa PGMI


KAMPUS -  Kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) menjadi salah satu syarat kelulusan wisuda yang harus diikuti mahasiswa PGMI IAIN Kudus. 

Kegiatan yang diadakan oleh HMPS PGMI bekerjasama dengan Racana Sunan Kudus-Rabiah al-Adawiyyah IAIN Kudus ini diikuti sekitar 270 peserta dari mahasiswa PGMI IAIN Kudus, mahasiswa kampus lain, dan masyarakat umum yang dilaksanakan di Kampus Timur IAIN Kudus, mulai Senin-Sabtu (8-13/07/2019).

Koplatih, M. Junaidi mengatakan tujuan KMD untuk mendapatkan lisensi sebagai pembina yang baik dan membentuk pembina yang akan mengabdi untuk Negara Indonesia.

"Mahasiswa lulusan PGMI harus mampu menjadi guru yang handal dan pembina yang professional," kata Junaidi dalam sambutannya di acara KMD bertema "Mencetak Pembina yang Berkarakter dan Profesional" di Gedung olahraga (GOR) IAIN Kudus, Senin (08/07/2019). 

Ia juga menjelaskan KMD 2019 berbeda dari KMD sebelumnya karena dikhususkan ke penggolongan siaga, penggalang, dan penegak agar Pembinanya lebih fokus. Sedangkan untuk materi KMD berasal dari perencanaan daerah dan nasional yang sudah ada kurikulumnya. 

“Semua yang ingin menjadi pembina pramuka harus mengikuti KMD. Peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh untuk menjadi pembina dan peserta harus mempunyai tujuan agar ilmunya dapat diamalkan kedepannya," Junaidi.

Sedangkan, reka kerja, Nanang Dwi Praatmana menuturkan urutan untuk menjadi pembina pramuka dimulai dari KMD, KML, KPD,KPL, dan seterusnya. Jika sudah mengikuti KMD bisa dilanjutkan dengan tingkatan selanjutnya.

"Jika ingin menjadi pembina pramuka harus melalui KMD terlebih dahulu untuk bisa diakui sebagai pembina dan perlu adanya bukti sertifikat bahwa sudah melakukan kursus pembina pramuka mahir tingkat dasar," katanya.(Ayu/Nonik)