Opening KKN-DR, Rektor Himbau Mahasiswa Kembangkan Kreativitas Digital di Setiap Kegiatanya



KAMPUS,PARIST.ID- Setidaknya KKN-DR menjadi kesempatan mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas digital di setiap kegiatannya. Tentunya dengan menyesuaikan keadaan new normal saat ini misalnya membuat video atau semacamnya yang berisikan pesan-pesan moderasi beragama.

Hal tersebut disampaikan Rektor IAIN Kudus, Mundzakir pada pembukaan KKN-IK DR  via aplikasi Zoom dan live streaming youtube LPPM IAIN Kudus, Rabu (01/07).

Di tengah pandemi covid-19, lanjut Mundzakir, pelaksanaan KKN dari rumah masing-masing diambil sebagai upaya meminimalisir penumpukan jumlah mahasiswa KKN di tahun berikutnya.

"Ini akan menyulitkan dan menghambat akreditasi beberapa program studi," jelasnya.

Mundzakir berharap, walaupun KKN-IK berbeda dari tahun sebelumnya namun manfaat yang diberikan dapat menjangkau target yang lebih luas dan sesuai dengan visi dan misi kampus.
 "Saya harap Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dapat membimbing mahasiswa supaya materi dan pesan sesuai dengan visi dan misi kampus,"  harapnya.

Senada dengan Mundakir, Wakil Rektor I, Supaat ,mengatakan, substansi dari KKN-IK Dari Rumah adalah untuk mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi era yang penuh tantangan maka perlu memiliki kompetensi yang tidak linier dengan memanfaatkan teknologi.

"Tentunya belajar memanfaatkan kemampuan IT mahasiswa dapat memperkaya kompetensi dari program studi masing-masing," jelas Supaat.


Ia menambahkan, KKN-IK DR kali ini menjadi kesempatan untuk mengasah diri sekaligus menguji kemampuan dan berlatih menghadapi era 5.0 atau super smart society.
 "Dengan bekal tersebut mahasiswa punya keunggulan kompetensi dan kooperatif supaya mudah mendapatkan kesempatan kerja di masa yang akan datang," tambahnya.

Sementara itu,  Ketua LPPM IAIN Kudus, Mohammad Dzofir, menjelaskan, KKN-IK DR tahun 2020 yang diikuti oleh 2.415 peserta dari 5 fakultas yang ada di IAIN Kudus, yaitu Fakultas Tarbiyah, Fakultas Syariah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan Fakultas Ushuluddin akan diwujudkan dalam bentuk pemanfaatan media sosial. Guna memberikan edukasi kepada masyarakat dan kegiatan lain yang dapat menunjang produktivitas keilmuan.

"Walaupun berlangsung di tengah pandemi, DPL dan peserta KKN tetap harus mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19," tandasnya. (Kustina)