Penutupan KKN-IK DR, Rektor IAIN Kudus Apresiasi Karya 2409 Mahasiswa


KAMPUS, PARIST.ID – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) menggelar acara penutupan KKN IK DR melalui aplikasi zoom dan streaming YouTube. KKN IK diikuti oleh 2409 mahasiswa dan dibagi menjadi 204 kelompok. 


Selama 2 bulan pelaksanaan, mahasiswa banyak menghasilkan karya yang patut untuk di apresiasi. Total dari produk KKN IK DR Juli – Agustus diantaranya 6015 poster edukatif, 2107 video kreatif, 605 seminar, 195 Kerjasama Kelembagaan, dan 199 produktivitas keilmuan, Senin (01/09).


Walaupun dilaksanakan secara daring, tidak membatasi pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan tokoh-tokoh yang luar biasa dalam bentuk webinar. Selain itu, juga banyak melaksanakan sosialisasi terhadap bentuk kepedulian covid-19 dan pelaksanaan lomba dengan tema moderasi keberagamaan. 


Dalam hal ini, Rektor IAIN Kudus, Mundakir mengapresiasi atas DPL dan seluruh mahasiswa KKN yang telah menghasilkan karya-karya yang luar biasa.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak/Ibu dosen yang sudah mendampingi mahasiswa selama kegiatan KKN berlangsung," tuturnya.


Selanjutnya, Mundakir menyampaikan, mengenai konten keagamaan seperti pengajian perlu diterapkan terus untuk generasi milenial.

“Karena sekarang zamannya digital, maka konten keagamaan perlu di pertahankan untuk disuguhkan kepada masyarakat terutama generasi milenial," tuturnya.


Ketua LPPM IAIN Kudus, Muhammad Dzofir mengatakan, dari sekian banyak karya, tidak ada yang bersinggungan dengan SARA dan melanggar UU.

“Karena sebelum membuat karya atau konten, mahasiswa berkoordinasi dengan pihak DPL,” ungkapnya.


Terakhir, Wakil Rektor 1, Supaat menyampaikan, setelah terlaksananya KKN, pihak kampus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan layanan secara offline dalam tugas akhir (skripsi/tesis).


“Silakan mahasiswa untuk datang dan berkomunikasi dengan dosen pembimbing. Kami berharap, mahasiswa dapat menyelesaikan studinya dalam 8 semester dan menjadi bagian wisuda di bulan Juni yang akan datang," pungkasnya.(Mirna)