Iklan

Tiru Konsep Wisuda Offline, Haflatul Wada Ma’had Al-Jami’ah IAIN Kudus Terapkan Prokes

parist  id
Senin, Desember 28, 2020 | 17:29 WIB


KUDUS – Ma’had Al-Jami’ah IAIN Kudus menggelar haflatul wada secara offline pada (27/12/20). Acara berjalan lancar berpatok pada konsep yang diterapkan pada wisuda offline sebulan lalu, dengan menerapkan berbagai Protokol Kesehatan (Prokes) yang sama.

Ketua Panitia, Nela Nur Roikhanah, mengatakan, haflatul wada atau wisuda ma’had ini memang digelar secara offline dengan menganut wisuda mahasiswa IAIN Kudus yang digelar offline November lalu dengan penerapan protokol kesehatan yang sama. 

“Seperti memberikan jarak pada setiap tempat duduk, membagikan masker dan sarung tangan, juga memakai handsanitizer sebelum memasuki ruangan,”  kata Nela kepada Parist.id di Gedung Perpustakaan Lantai 4 IAIN Kudus.

Dari konsep lokasi, imbuh Nela, juga sama seperti wisuda  yang bertempat di Gedung Perpustakaan lantai 4 yang pernah digunakan untuk wisuda offline dulu. Lebih lanjut, Nela memaparkan, haflatul wada tahun ini diikuti sejumlah 146 santri Ma’had Al-Jami’ah IAIN Kudus. “Jumlah santri tahun 2020 ini sebenarnya ada 149, 3 mahasantri tidak bisa hadir, jadi totalnya yang mengikuti acara hari ini 146 mahasantri,” papar.

Sehubungan dengan lancarnya acara, Nela juga menjelaskan terkait beberapa kendala ketika acara berlangsung seperti terbatasnya ruangan, hingga tidak berfungsinya beberapa peralatan.

“Sebab keterbatasan ruangan kami juga menyediakan kursi-kursi di luar ruangan untuk menampung 30 santri yang tidak kebagian tempat duduk di dalam. Kendala lain juga ada, seperti proyektor dan layar yang tidak berfungsi, sampai sound yang tidak terdengar sampai luar, jadi mahasantri di luar mungkin tidak mendengar dan tidak tau apa yang terjadi di dalam,” ungkapnya.

Salah satu mahasantri Program Studi Tadris Matematika, Khabibatur Rohmaniya menyampaikan, proses berjalannya acara sudah cukup baik, hanya saja kurang meriah sebab memang diselenggarakan saat masa pandemic. 

Meskipun begitu, ia sangat gembira bisa mengikuti kegiatan haflatul wada’ secara offline di tengah pandemi. “Meski kurang meriah, tapi senang sekali bisa bertemu teman-teman, dan mengabadikan momen dengan teman-teman yag sudah lama tidak bertemu,” sambung Nia.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu mahasantri, Nabila Putri, sebagai perwakilan mahasantri dalam prosesi pengalungan samir, ia mengaku sangat senang juga bangga.

“Rasanya senang dan bangga juga bisa menjadi perwakilan teman-teman dalam prosesi pengalungan samir,” ungkapnya. (Dhea)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tiru Konsep Wisuda Offline, Haflatul Wada Ma’had Al-Jami’ah IAIN Kudus Terapkan Prokes

Trending Now

Iklan