Iklan

Awal Tahun, IAIN Kudus Raih 8 Jurnal Terakreditasi Sinta

parist  id
Sabtu, Januari 30, 2021 | 05:47 WIB

Kampus, Parist.id -  Berdasarkan SK Menteri Riset dan Teknologi atau Badan Riset dan Inovasi Nomor 200/M/KPT/2020 delapan jurnal IAIN Kudus memperoleh akreditasi Sinta di awal tahun 2021. Delapan jurnal ini diantaranya Edukasia, Elementary, Iqtishadia, Thabiea, Bisnis, Journal of Biology Education, Ijtimaiya Dan Malia. 

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM), Muhammad Dzofir mengatakan perolehan akreditasi jurnal tidak lepas dari upaya pembinaan dan pendampingan Tim Pusat Publikasi Ilmiah kepada pengelola jurnal. Sebelumnya, Dzofir mengaku IAIN Kudus pernah mengalami stagnan dalam pengelolaan jurnal.

"Selama 1,5 tahun ini kami berupaya melakukan pembenahan, dengan membentuk Pusat Publikasi Ilmiah," ungkapnya saat dihubungi via WhatsApp oleh parist.id, Kamis (28/01/21)

Dalam kurun waktu tersebut, Dzofir melanjutkan, Pusat Publikasi Ilmiah menyelenggarakan Klinik Jurnal, yang secara intensif memberikan bimbingan dan pendampingan kepada 31 pengelola jurnal.

"Baik ketika proses penerbitan maupun saat akreditasi," jelasnya.

Selain delapan jurnal yang mendapat akreditasi, Jurnal Qijis (Qudus International Journal of Islamic Studies) mendapatkan peringkat 2 tingkat Asia dalam bidang keagamaan versi ScimagoJR 2020 dan masuk jurnal internasional. 

Untuk mempertahankan dan meningkatkan jumlah jurnal, pihaknya berencana memperbaiki manajemen Open Journal System (OJS), meningkatkan pengelolaan substansi jurnal, dan membentuk tim yang solid.

"Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya untuk seluruh pengelola jurnal IAIN Kudus," pungkasnya.

Senada dengan Dzofir, Wakil Rektor I, Supaat turut mengapresiasi delapan jurnal yang terakreditasi Sinta. Menurutnya, prestasi Ini menjadi bukti bahwa para dosen kreatif dan produktif dalam berkarya sesuai bidang keahliannya.

"Yang lebih penting karya ilmiah dari dosen bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," tuturnya.

Kepala prodi PGMI, Retno Susilowati mengatakan peningkatan akreditasi ini tidak lepas dari peran tim dan mahasiswa. Ia berpesan untuk selalu mengadakan evaluasi dan mengakses jurnal Elementary untuk menambah poin. 

"Alhamdulillah meningkat dari Sinta 4 ke Sinta 2. Terima kasih kepada mahasiswa yang telah berpartisipasi," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala prodi Ekonomi Syariah, Surepno berharap, diraihnya prestasi Ini dapat meningkatkan tata kelola jurnal dan artikel yang dipublish menjadi rujukan banyak penulis. 

"Semoga bisa menjadi jurnal bereputasi internasional, Aamiin," harapnya. (Nonik)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Awal Tahun, IAIN Kudus Raih 8 Jurnal Terakreditasi Sinta

Trending Now

Iklan