Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Matematika Kehidupan Ala Jerome Polin

parist  id
Kamis, Januari 21, 2021 | 13:27 WIB
Foto : Olip/Paragraphfoto


Judul buku : Mantappu Jiwa

Penulis : Jerome Polin Sijabat

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Cetakan : Kelima, September 2019

Tebal : 224 halaman, 20 cm

ISBN : 978-602-0632-41-4

Perjalanan hidup manusia diibaratkan seperti mengerjakan soal matematika. Setiap jalan yang ditempuh akan menjumpai lika-liku dan kesulitan yang berbeda. Manusia diberi pilihan untuk berjuang hingga akhir, atau menyerah ketika gagal menyelesaikan tugasnya. Namun dibalik itu semua, pasti selalu ada peran Tuhan meski tidak kentara.

Mantappu Jiwa, buku karangan Jerome Polin Sijabat yang menceritakan tentang lika liku perjalanan hidup dalam menggapai cita-citanya. Buku non fiksi ini terdiri dari empat bab yang disajikan dalam soal matematika. Berisi kisah wujud bakti seorang anak terhadap orangtuanya yang tak luput diminta restu dalam setiap hal yang Jerome lakukan. 

Buku ini hadir untuk memberikan semangat pada anak muda. Sekaligus sentilan bagi mereka yang hanya bekerja keras mengejar cita-citanya namun melalaikan kewajibannya berdoa kepada Tuhan. Lewat buku ini, Youtuber kelahiran Jakarta 2 Mei 1998 ini seakan meyakinkan pembaca bahwa suatu hal yang mustahil tidak ada apa-apanya jika itu sudah menjadi kehendak Tuhan.

"Aku tahu mimpiku layak dibayar sebegitu tinggi oleh keringat dan kerja keras. Aku tahu mimpiku layak diperjuangkan, dan tidak ada yang bisa memperjuangkannya selain oleh aku sendiri," #rumusjerome (hal 26)

Pada bagian awalnya saja, Jerome menyapa pembaca lewat sebuah puisi khusus yang diselipkan di bagian pengantar. Puisi yang sekaligus ucapan kepada pembaca; selamat membaca perjalanan hidupnya. 

Bab pertama misalnya, sebuah teka-teki soal matematika yang memiliki jawaban yang sama, yaitu 2. Jerome mengibaratkan angka 2 tersebut seperti "Roma" yang manusia tuju dalam hidupnya. Setiap jalan yang ditempuh tentu memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Ada yang mudah, bahkan membutuhkan usaha lebih. Membuat kesal dan ingin frustasi. Namun seorang Jerome tidak mudah menyerah begitu saja.

"Seperti solusi z³ yang tidak hanya z=1, Roma yang kita tuju belum tentu Roma yang Tuhan maksudkan," (hal 40)

Bab selanjutnya, pembaca disuguhi soal matematika dengan lebih dari satu penyelesaiannya. Hal tersebut diibaratkan bahwa target yang manusia tuju, solusi dari permasalahan, belum tentu hanya satu. Karena solusi terbaik untuk kita dalam menghadapi rasa ingin menyerah ketika gagal adalah solusi dari Tuhan. 

"Aku sadar belum tentu Roma yang aku tuju adalah Roma "terbaik" yang Tuhan sediakan buatku. Singapura dan negara-negara lain yang pernah harus kulewati dengan penuh perjuangan dan kekecewaan. Berkali-kali aku mempertanyakan maksud Tuhan, tak jarang rasanya ingin menyerah. Tapi dengan usaha tanpa henti yang dibalut dengan doa tak putus, Tuhan pasti menyediakan Roma "terbaik" buat umat-Nya," #rumusjerome (hal 66)

Kerja keras dan perjuangan Jerome masuk ke salah satu universitas terkenal jalur beasiswa berhasil. Meskipun jalan yang ditempuhnya sempat membuat tidak bersemangat, namun ia tetap maju dan harus belajar lebih giat lagi.

Bab ketiga dan empat yang merupakan bagian terakhir dalam bab ini, pembaca disuguhi soal matematika dengan tingkat rumit di atas rata-rata untuk dikerjakan. Butuh waktu berhari-hari agar dapat menemukan jawabannya. Soal tersebut jika direfleksikan dalam kehidupan nyata diibaratkan seperti target, mimpi, ataupun masalah yang kita hadapi mungkin akan terlihat mustahil untuk kita kejar, capai, dan selesaikan. Tetapi, ketika kita terus berusaha dan berdoa, tidak ada yang mustahil dalam kamus Tuhan Yang Maha Esa.

"Niat positif disertai dengan konsistensi dan dedikasi, didukung oleh doa dan dukungan orang lain, dapat menghasilkan sesuatu yang bahkan tidak bisa dibayangkan sebelumnya," #rumusjerome (hal 194)

Buku ini pas dibaca oleh kalangan remaja yang menitih pendidikan. Dijadikan referensi bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu dan pantang menyerah. Tidak hanya dibaca oleh mahasiswa saja, namun anak muda yang ingin menumbuhkan semangatnya untuk lebih giat lagi dalam belajar dan bekerja keras mewujudkan mimpinya.

Membaca buku ini, pembaca akan dibuat kagum pada sosok Jerome yang selalu melibatkan Tuhan dan restu orang tua dalam setiap perkara. Semangat belajar mewujudkan mimpinya berkat rasa yakin bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan jika kita pantang menyerah dan bersungguh-sungguh bekerja keras. Kiranya seperti itu gambaran dari buku ini, yang dapat meningkatkan semangat bagi para pelajar di seluruh pelosok Negeri.

*Diresensi oleh Kholifatunnisa, Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam IAIN Kudus

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Matematika Kehidupan Ala Jerome Polin

Trending Now