Iklan

Peran Pers Sebagai Media Kontrol Kekuasaan

parist  id
Senin, Maret 08, 2021 | 06:48 WIB


Nasional, parist.id - Perjuangan meraih kemerdekaan bangsa Indonesia tidak lepas dari peranan media pada saat itu. Dalam sejarahnya, surat kabar menjadi media kontrol dan kritik sistem kapitalisme yang ada di Indonesia.

Hal ini menjadi pemicu semangat Persatuan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Nasional untuk menggelar diskusi advokasi bertajuk "Pers Sebagai Alat Perjuangan" pada Minggu (7/3/2021). Diskusi yang berlangsung secara daring melalui Zoom ini menghadirkan pembicara tunggal Agung Sedayu, Editor Majalah Tempo.

Agung menyampaikan bahwa peran utama pers adalah sebagai media kontrol kekuasaan.

"Terutama dalam mengawasi orang-orang yang memiliki kekuasaan/kedudukan," ujarnya. 

Ketua Forum Aktivis Alumni (FAA) PPMI ini juga menjelaskan prinsip dasar jurnalisme, termasuk independensi dan membela kelompok masyarakat yang tidak diberi ruang bersuara.

"Sudah seharusnya, pers juga memberikan saluran kesempatan mereka yang seharusnya bersuara, tapi tidak diberi ruang untuk menyuarakannya," tegas Agus.

Terakhir, Agus menekankan kepada semua anggota pers mahasiswa tetap menjaga independensi sebagai lembaga pers dan tidak mengintervensi pihak yang seharusnya disuarakan. 

“Saya berharap temen-temen pers mahasiswa tetap memegang prinsip dasar jurnalisme dan bisa lebih berani menyuarakan kejadian secara real tanpa berpihak kepada instansi, media umum apalagi adanya tuntutan bisnis maupun politik,” harapnya. (Windy)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Peran Pers Sebagai Media Kontrol Kekuasaan

Trending Now

Iklan