Iklan

FEMAKU Gelar Aksi Damai Peringati Internasional Women’s Day

parist  id
Selasa, Maret 09, 2021 | 07:47 WIB
AKSI DAMAI: Forum Eksekutif Mahasiswa Kudus (FEMAKU) menggelar aksi damai untuk memperingati Internasional Women’s Day di depan Pendopo Kabupaten Kudus, Senin (08/03). (Foto: Anas/Paragraph)


Kudus, parist.id – Puluhan mahasiswa se-Kudus menyuarakan aspirasi kaum perempuan untuk memberantas dan menyadarkan masih maraknya tindak kekerasan, pelecehan dan diskriminasi gender.

Massa aksi yang tergabung dalam Forum Eksekutif Mahasiswa Kudus (FEMAKU) itu menggelar aksi damai sebagai bentuk solidaritas dalam memperingati Internasional Women’s Day di depan Pendopo Kabupaten Kudus, Senin (08/03).

Ahmad Dakilurroyan selaku Kordinator Lapangan (Korlap) mengungkapkan bahwa aksi ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat pentingnya Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) dan Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).

Ahmad menyebut, selama ini kedua RUU tersebut kurang begitu diperhatikan dan dipahami oleh masyarakat, utamanya mahasiswa. Sehingga segala bentuk tindak kekerasan, pelecehan, dan diskriminasi terhadap perempuan masih sering terjadi.

“Kami juga ingin mengajak dan menyadarkan perlunya lembaga pemberdayaan perempuan di tingkat perguruan tinggi untuk mendorong adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan kekerasan seksual,” lanjutnya.

Mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini juga menjelaskan bahwa forum ini merupakan aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kudus.

"Diantaranya ada dari Universitas Muria Kudus (UMK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus, Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Cendekia, Politeknik, dan Akademi Keperawatan (AKPER) Krida Husada," paparnya.

Aksi diisi dengan mimbar bebas, tajuk suara, persembahan puisi, dan ditutup dengan simbolisasi penyerahan bunga dan bulletin. 

Ismi Maqsal Mina, salah satu partisipan, berharap ada payung hukum untuk melindungi perempuan, terkhusus pekerja perempuan.

"Agar tidak ada lagi anggapan negatif atau stigma buruk terhadap perempuan," ujarnya. (Minan/Anas)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • FEMAKU Gelar Aksi Damai Peringati Internasional Women’s Day

Trending Now

Iklan