Tanggapan Pemerintah Kudus Terhadap Aksi yang Digelar Mahasiswa

parist  id
Rabu, April 13, 2022 | 12:59 WIB
Hartopo menanggapi terkait aspirasi yang disuarakan oleh Aliansi Mahasiswa Kudus. (Foto : Anas/Paradigma)



PARIST.ID, Kudus - Aliansi Mahasiswa Kudus Menggugat (Amug) menggelar aksi menyampaikan tiga poin aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Kudus. Berlangsung di depan Pendopo Kudus, ratusan mahasiswa menyuarakan tuntutan aspirasi agar segera mendapat tindak lanjut, Selasa (12/04/2022).

Menanggapi aksi tuntutan mahasiswa, Ketua DPRD Kabupaten Kudus, Masan mengucapkan apresiasi kepada Aliansi Mahasiswa Kudus yang telah menyuarakan aspirasi. Ia mengatakan, terkait tuntutan aspirasi akan terus diperjuangkan terkait apa yang sudah menjadi wewenang.

"Aspirasi yang disampaikan akan terus kami perjuangkan untuk mendapat penyelesaian. Terkait harga bahan pokok, khususnya minyak goreng, kami sudah perintahkan kepada Dinas Perdagangan untuk mengkoordinir pasar, agar harga kebutuhan pokok kembali stabil," ungkapnya.

Bupati Kudus, Hartopo mengatakan bahwa tuntutan aspirasi yang digaungkan oleh aliansi mahasiswa ini merupakan hal wajar. Ada tiga tuntutan, yakni Menuntut pemerintah untuk menstabilkan harga bahan pokok dan BBM, Menolak kebijakan menteri keuangan tolak kenaikan PPN 11 persen, serta Menolak penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan tiga periode.

Hartopo mengatakan, tentu akan menyampaikan berbagai tuntutan aspirasi dari mahasiswa kepada Pimpinan Pusat. Terkait penundaan pemilu dan wacana tiga periode telah dikoordinasikan. 

"Kami akan sampaikan aspirasi dari mahasisiwa, kebijakan itu semua merupakan wewenang dari pusat. Akan tetapi, terkait kenaikan bahan pokok akan kami koordinasikan segera dengan operasi pasar," pungkasnya.

Reporter : Mirna


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tanggapan Pemerintah Kudus Terhadap Aksi yang Digelar Mahasiswa

Trending Now