![]() |
| Dokumentasi wisuda UIN Sunan Kudus ke-40 Program Sarjana dan ke-22 Program Magister pada (4/5/26). |
Berlangsung di Aula Lantai 5 Laboratorium Terpadu, wisuda dilaksanakan selama dua hari, Rabu-Kamis (4–5/2/2026). Sebanyak 2.096 lulusan Program Sarjana (S1) dan 99 lulusan Program Magister (S2) resmi dikukuhkan sebagai alumni UIN Sunan Kudus.
Wakil Rektor I UIN Sunan Kudus, Siti Malaiha Dewi, menjelaskan bahwa pada hari pertama, Rabu (4/2/2026), UIN Sunan Kudus mewisuda 1.055 wisudawan dan wisudawati Program Sarjana. Rinciannya berasal dari Fakultas Ushuluddin sebanyak 232 wisudawan, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam 335 wisudawan, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebanyak 488 wisudawan.
Sementara pada hari kedua, Kamis (5/2/2026), sebanyak 1.140 wisudawan dan wisudawati dikukuhkan, terdiri atas 1.041 lulusan Program Sarjana dan 99 lulusan Program Magister. Jumlah tersebut berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan sebanyak 846 wisudawan, serta Fakultas Syariah sebanyak 195 wisudawan.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Sunan Kudus Abdurrohman Kasdi menegaskan bahwa wisuda kali ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan penanda sejarah baru bagi UIN Sunan Kudus. Ia menyampaikan bahwa para wisudawan berhak menyandang predikat sebagai wisudawan pertama era UIN Sunan Kudus, setelah melalui proses panjang transformasi kelembagaan.
“Transformasi dari STAIN, IAIN, hingga menjadi UIN adalah penantian yang luar biasa. Dimulai sejak penetapan alih status pada 8 Mei 2025, disusul akreditasi unggul perguruan tinggi pada 1 Juli 2025. Semua proses ini memiliki konsekuensi panjang, sehingga pelaksanaan wisuda pun kami siapkan dengan sangat hati-hati,” ujar Rektor.
Mengusung tema “Menuju Masa Depan Umat yang Hidup dan Berkah”, Rektor menekankan pentingnya peran alumni sebagai bagian dari komunitas umat yang dinamis, berilmu, beriman, dan berakhlak. Ia mengajak para wisudawan untuk terus belajar, menjaga nama baik almamater, serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai sumber kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Wisuda adalah tanda kelulusan dari kampus, tetapi sekaligus awal belajar di universitas kehidupan yang sesungguhnya. Jadilah alumni yang memberkahi,” pesannya.
Wisuda perdana era UIN Sunan Kudus ini sekaligus menjadi penegasan arah baru institusi dalam memperkuat kualitas akademik, kontribusi sosial, dan peran strategis perguruan tinggi Islam di tengah tantangan zaman.

