| Dokumentasi konsolidasi nasional pada (19/05) |
Delegasi SEMA UIN Sunan Kudus dihadiri langsung oleh Ketua Umum SEMA, sekretaris, serta anggota komisi yang mengikuti rangkaian forum bersama perwakilan mahasiswa PTKIN lainnya. Konsolidasi tersebut menjadi ruang diskusi sekaligus penyatuan aspirasi mahasiswa terkait berbagai persoalan pendidikan di lingkungan PTKIN.
Dalam forum nasional tersebut, SEMA UIN Sunan Kudus membawa isu mengenai Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang hingga saat ini dinilai masih belum memiliki kejelasan terkait waktu pencairannya. Persoalan tersebut disebut menjadi keresahan yang dirasakan mahasiswa di berbagai kampus PTKIN.
Menurut Ketua Umum SEMA UIN Sunan Kudus, ketidakjelasan pencairan KIP Kuliah berdampak langsung terhadap kebutuhan akademik mahasiswa. Selain itu, persoalan UKT juga menjadi perhatian serius karena berkaitan dengan keberlangsungan pendidikan mahasiswa.
"Forum ini menjadi langkah awal untuk kembali menyatukan suara mahasiswa PTKIN se-Indonesia. Harapannya ke depan kegiatan seperti ini dapat dipersiapkan lebih baik agar forum berjalan lebih efektif dan aspirasi mahasiswa dapat tersampaikan secara maksimal,” ujarnya.
Melalui forum konsolidasi tersebut, SEMA PTKIN diharapkan mampu kembali aktif menjadi wadah komunikasi, penguatan jaringan, serta perjuangan aspirasi mahasiswa PTKIN di tingkat nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah awal mempererat solidaritas antarmahasiswa PTKIN dalam merespons berbagai persoalan pendidikan yang berkembang saat ini.

