Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Cegah Perundungan Digital, Mahasiswa KPI UIN Sunan Kudus Edukasi Warga Temulus Tentang Cyber Bullying

parist  id
Rabu, Juni 17, 2026 | 11:23 WIB

Dokumentasi Kegiatan Penyuluhan pada Minggu (17/05)

Kudus, PARIST.ID- Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Kudus menggelar kegiatan penyuluhan mengenai cyber bullying di Desa Temulus, Mejobo, Kudus, pada hari Minggu (17/05/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap maraknya kasus perundungan di media sosial yang semakin sering terjadi, khususnya di kalangan remaja dan pengguna internet aktif.

Penyuluhan tersebut dihadiri oleh remaja hingga orang dewasa dari Desa Temulus. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat sangat antusias dan aktif mengikuti jalannya penyuluhan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan, tanggapan, serta diskusi yang terjadi saat sesi materi berlangsung.

Materi yang disampaikan meliputi latar belakang dan studi kasus cyber bullying, pengertian serta karakteristik cyber bullying, bentuk-bentuk cyber bullying, dampak yang ditimbulkan, hingga faktor penyebab terjadinya perundungan di dunia digital. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai strategi pencegahan dan penanganan cyber bullying melalui edukasi digital serta penggunaan media sosial secara bijak.

"Menciptakan ruang digital yang sehat bukan hanya tugas pemerintah atau platform media sosial, melainkan tanggung jawab seluruh pengguna. Perubahan besar dapat dimulai dari hal sederhana, yaitu berpikir sebelum mengetik dan berempati sebelum berkomentar" Ujar Zulfa Anisatur Rosyida, selaku mahasiswa yang ikut menyampaikan materi.

Kegiatan tersebut juga membahas mengenai tinjauan hukum dan etika media, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta Kode Etik Jurnalistik sebagai pedoman dalam berkomunikasi di ruang digital. Peserta diberikan solusi dan tips praktis dalam mencegah cyber bullying serta diajak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan media sosial yang sehat, aman, dan saling menghargai.

Penyampaian materi oleh mahasiswa

Di akhir sesi, panitia mengadakan sesi tanya jawab serta memberikan beberapa pertanyaan kepada peserta untuk menguji pemahaman mereka terkait materi yang telah disampaikan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya peserta yang aktif menjawab pertanyaan dan berbagi pendapat mengenai penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan reward kepada peserta yang aktif bertanya maupun berhasil menjawab pertanyaan dengan baik.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat khususnya generasi muda, dapat lebih sadar akan bahaya cyber bullying dan mampu menggunakan media sosial dengan lebih bijak dan bertanggung jawab.

Penulis: Zulfa Anisatur Rosyida

Kontributor : Muhammad Defghi Ihya’ Ulumuddin, Sinta Saputri, Zaskia Intan Ayuni, Muhammad Abdurrohman, Nuroyya Fitrotil Maulida, Yusuf Sabil Ilham, Afifatus Sholikha, Primi Rohimi

Editor : Naimatul Munawaroh

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Cegah Perundungan Digital, Mahasiswa KPI UIN Sunan Kudus Edukasi Warga Temulus Tentang Cyber Bullying

Trending Now