| Dokumentasi kegiatan bersama siswa kelas X Jurusan Perfilman SMK Muhammadiyah Kudus Pada (11/05) |
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi digital pelajar sekaligus memberikan pemahaman mengenai penggunaan AI yang aman, etis, dan bertanggung jawab di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Dalam pemaparannya, peserta diajak memahami perkembangan AI yang kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selain membahas manfaat AI dalam membantu proses belajar dan pekerjaan, pemateri juga mengingatkan bahwa teknologi tersebut tidak selalu menghasilkan informasi yang akurat sehingga tetap membutuhkan verifikasi dan pemikiran kritis dari pengguna.
Materi juga menyoroti etika penggunaan AI di lingkungan pendidikan. Pelajar didorong untuk memanfaatkan AI sebagai alat bantu belajar, bukan sebagai pengganti proses berpikir dan usaha akademik.
Salah satu topik yang menarik perhatian peserta adalah pembahasan mengenai deepfake dan manipulasi konten berbasis AI. Melalui sejumlah contoh, peserta diajak memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk membuat gambar, video, maupun suara yang tampak nyata meskipun telah dimodifikasi.
Pemateri menjelaskan bahwa penggunaan teknologi tersebut perlu disikapi secara bijak karena berpotensi menimbulkan penyebaran informasi palsu, pencemaran nama baik, hingga pelanggaran privasi apabila disalahgunakan.
Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai penggunaan data pribadi dalam sistem AI. Mereka diingatkan untuk lebih berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi di internet serta memahami kebijakan privasi dari berbagai platform digital yang digunakan.
Salah satu pemateri, Siska Revalina, menegaskan bahwa AI pada dasarnya hanyalah alat yang pemanfaatannya bergantung pada pengguna.
“AI itu netral, tergantung siapa yang menggunakannya. Jadi kita sebagai pengguna yang cerdas harus selalu cek, pikirkan, dan bertindak,” ujarnya.
| Suasana kegiatan edukasi oleh mahasiswa KPI |
Sebagai penutup, peserta mendapatkan sejumlah tips praktis untuk menghadapi perkembangan AI, mulai dari memverifikasi informasi sebelum membagikannya, mengenali ciri-ciri konten hasil manipulasi AI, menjaga keamanan data pribadi, hingga menggunakan teknologi secara etis.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar tidak hanya mampu memanfaatkan AI untuk mendukung proses belajar, tetapi juga memiliki kesadaran hukum dan etika dalam menghadapi tantangan dunia digital yang terus berkembang.

