![]() |
| Dokumentasi Kegiatan Talk Show Islamic Motivation |
Kudus, PARIST.ID – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Sunan Kudus menggelar Talkshow Islamic Motivation sebagai puncak rangkaian Dakwah Festival (DAFEST) 2026 pada Senin (08/06/2026) di Lantai 5 Gedung Laboratorium Terpadu UIN Sunan Kudus.
Mengusung tema "Kegagalan Sebagai Proses Pembelajaran: Proses Bangkit, Bertumbuh, dan Berdamai dengan Diri", kegiatan ini menghadirkan Ning Hj. Sheila Hasina Zamzami dan Dr. Gus Hj. Ahmad Kafabih Mahrus, M.Pd. Ratusan mahasiswa tampak antusias mengikuti jalannya acara.
Ketua DEMA FDKI, Adib Misbahul Asror, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih karena dekat dengan realitas kehidupan mahasiswa yang sering berhadapan dengan berbagai bentuk kegagalan.
"Kami memilih tema ini karena sangat relevan dengan kehidupan mahasiswa. Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan, tetapi bagaimana cara menanggulangi dan menyikapinya itulah yang penting. Kegagalan bisa menjadi bentuk usaha yang belum berhasil atau takdir yang telah Allah tetapkan untuk kita,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia DAFEST 2026, M. Khoirul Wafi, mengatakan persiapan kegiatan dilakukan selama kurang lebih dua bulan. Menurutnya, pemilihan kedua narasumber didasarkan pada latar belakang keilmuan dan gaya penyampaian yang dekat dengan mahasiswa.
"Kami merasa kedua narasumber sangat relate dengan tema yang diangkat. Selain memiliki latar belakang keilmuan yang kuat, cara penyampaiannya juga ringan dan mudah diterima oleh mahasiswa,” jelasnya.
![]() |
| Suasana Kegiatan |
Antusiasme peserta terlihat dari hampir habisnya 500 tiket yang disediakan panitia. Salah satu peserta, Mutiah Salsabila, mengaku memperoleh banyak pelajaran setelah mengikuti kegiatan tersebut.
"Tema yang dibahas sangat dekat dengan kehidupan mahasiswa. Setelah mengikuti acara ini, saya mendapatkan banyak ilmu dan pesan berharga tentang bagaimana menyikapi kegagalan dengan lebih bijak,” ungkapnya.
Dalam tausiyahnya, Ning Sheila Hasina Zamzami mengingatkan peserta untuk menyelaraskan harapan hidup dengan kehendak Allah SWT.
“Jangan harap hidup akan berjalan sesuai dengan apa yang kalian harapkan jika hidup kalian saja tidak sesuai dengan yang Allah harapkan,” dawuhnya.
Melalui kegiatan ini, DEMA FDKI berharap mahasiswa mampu memandang kegagalan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan diri, bukan sebagai akhir dari sebuah perjalanan.

.jpeg)
