Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Aktif Berorganisasi hingga Raih Cumlaude, Firda Maulidatin Ni'mah Bagikan Kunci Menyeimbangkan Prestasi dan Akademik

parist  id
Senin, Juli 20, 2026 | 11:00 WIB

Potret Firda Maulidatin Ni'mah, aktivis organisasi hingga raih cumlaude

Kudus, PARIST.ID – Wisuda Program Sarjana (S1) ke-41 dan Program Magister (S2) ke-23 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus menjadi momentum penuh makna bagi para mahasiswa yang berhasil menuntaskan perjalanan akademiknya. Kamis, (16/07/26).

Di balik prosesi wisuda, tersimpan berbagai kisah tentang perjuangan, pengalaman, dan pencapaian yang membentuk karakter mahasiswa selama menempuh pendidikan. Salah satu kisah inspiratif datang dari Firda Maulidatin Ni'mah, mantan Ketua Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Paradigma UIN Sunan Kudus yang berhasil menyelesaikan studinya dengan predikat cumlaude.

Bagi Firda, wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan ruang untuk merefleksikan seluruh proses yang telah dilalui selama menjadi mahasiswa. Berbagai tantangan, pengalaman, hingga pembelajaran yang diperoleh selama perkuliahan menjadi bagian penting dalam menyelesaikan studi dengan hasil yang membanggakan.

Selama menempuh pendidikan, Firda aktif berproses di LPM Paradigma hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua LPM Paradigma. Menurutnya, organisasi tersebut menjadi ruang belajar yang tidak hanya mengasah kemampuan jurnalistik, tetapi juga membentuk pola pikir yang lebih kritis, objektif, serta bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Pengalaman di LPM Paradigma memberikan kontribusi besar terhadap perjalanan akademik maupun pengembangan dirinya. Berbagai nilai yang diperoleh selama aktif berorganisasi menjadi bekal dalam mengikuti kompetisi, menyelesaikan tugas perkuliahan, hingga menyusun skripsi.

“Bergabung di LPM Paradigma adalah keputusan terbaik saya selama kuliah, di sana saya belajar berpikir kritis, objektif, dan bertanggung jawab. Kemampuan itu menjadi bekal penting baik di organisasi, kompetisi, maupun saat menyelesaikan tugas akademik dan skripsi," jelasnya. 

Tak hanya aktif di organisasi, Firda juga dikenal sebagai mahasiswa yang berhasil menorehkan berbagai prestasi. Selama berkuliah, ia mengikuti kompetisi akademik maupun nonakademik hingga tingkat nasional dan internasional, menjadi Awardee Beasiswa BAZNAS 2025, mengembangkan usaha hijab, serta mengajar les privat. Berbagai aktivitas tersebut dijalankannya dengan pengelolaan waktu yang terencana.

Kemampuan menetapkan tujuan dan menjaga komitmen menjadi kunci utama untuk menyeimbangkan akademik, organisasi, dan berbagai aktivitas lainnya. Ia selalu menentukan target yang ingin dicapai, kemudian menyusun skala prioritas agar setiap tanggung jawab dapat diselesaikan secara optimal.

“Saya selalu menetapkan target dan skala prioritas, jika ada target akademik, saya tuntaskan terlebih dahulu agar tanggung jawab lain dapat dijalankan lebih optimal. Menurut saya, prestasi bukan soal seberapa sibuk, tetapi soal konsistensi, kedisiplinan, dan kesungguhan," ungkapnya.

Setelah resmi menyandang gelar sarjana, Firda berkomitmen untuk terus mengembangkan kapasitas diri melalui dunia profesional. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dapat diimplementasikan dalam dunia kerja, sekaligus terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai kesempatan belajar. 

Khusus bagi keluarga besar LPM Paradigma, Firda berharap semangat belajar, idealisme, dan keberanian dalam menyuarakan kebenaran melalui karya jurnalistik dapat terus dijaga. Organisasi pers mahasiswa bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang untuk meninggalkan jejak yang bermanfaat bagi banyak orang.


Penulis: Rahni Azaria Maulida
Editor: Na'imatul Munawaroh

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Aktif Berorganisasi hingga Raih Cumlaude, Firda Maulidatin Ni'mah Bagikan Kunci Menyeimbangkan Prestasi dan Akademik

Trending Now