Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Kurangi Polusi Udara: Mahasiswa KKN 123 UIN Sunan Kudus Gelar Pelatihan Pembuatan Briket dari Sekam Padi

parist  id
Kamis, September 10, 2026 | 00:05 WIB

Dokumentasi kegiatan Pelatihan Pembuatan Briket dari Sekam Padi (28/08)

Kudus, PARIST.ID- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 123 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus menggelar pelatihan pemanfaatan sekam padi sebagai bahan baku briket kepada warga Desa Larikrejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Jum'at (28/08/26).

Pelatihan tersebut bertujuan mendorong warga memanfaatkan limbah pertanian agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Dalam kegiatan tersebut, warga tidak hanya mendapat penjelasan, tetapi juga mengikuti praktik pembuatan briket secara langsung.

Mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus menjelaskan bahwa proses pembuatan briket diawali dengan pengarangan sekam padi. Arang sekam kemudian dihaluskan dan disaring sebelum dicampur dengan tepung tapioka sebagai bahan perekat. Campuran tersebut selanjutnya dimasukkan ke dalam cetakan dan dipadatkan. Setelah terbentuk, briket dijemur di bawah sinar matahari hingga kering dan siap digunakan.

Selain itu, mahasiswa juga menjelaskan sejumlah faktor yang memengaruhi kualitas briket, seperti kepadatan bahan dan proses pengeringan. Warga diberi penjelasan mengenai takaran perekat, teknik pencetakan, serta proses pengeringan agar menghasilkan briket yang mudah menyala dan memiliki waktu bakar lebih lama.

Warga Desa Larikrejo mengapresiasi program yang dibawa mahasiswa KKN, Menurut salah seorang warga, kegiatan tersebut merupakan inovasi yang diperkenalkan langsung kepada masyarakat desa. “Sekam padi yang biasanya hanya dibakar atau dibiarkan menumpuk, ternyata dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Pemanfaatan sekam padi sebagai briket juga membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Dengan produksi yang berkelanjutan serta dukungan kualitas dan kemasan yang baik, produk tersebut berpotensi untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga maupun dikembangkan sebagai produk bernilai jual.

Mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus berharap warga dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan desa. Pengolahan sekam menjadi briket diharapkan dapat mengurangi limbah pertanian sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil pertanian masyarakat.


Penulis: Ahmad Izzul Afif
Editor: Na'imatul Munawaroh

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kurangi Polusi Udara: Mahasiswa KKN 123 UIN Sunan Kudus Gelar Pelatihan Pembuatan Briket dari Sekam Padi

Trending Now