| Dokumentasi foto bersama mahasiswa KKN, siswa Tamrinul Aulad, dan pendidik (12/08) |
Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas IV hingga VI ini diawali dengan bimbingan klasikal secara interaktif. Bimbingan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memberikan pendampingan serta membangun kesiapan siswa sebelum mengikuti rangkaian permainan edukatif.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan permainan menjawab soal-soal matematika dalam konsep Math Adventure Village. Melalui permainan ini, siswa tidak hanya ditantang untuk menyelesaikan persoalan matematika, tetapi juga diajak untuk bekerja sama dalam kelompok dan menghadapi berbagai tantangan secara aktif dan menyenangkan.
Menariknya, kegiatan ini juga menjadi sarana observasi dan analisis karakter. Mahasiswa mengamati dinamika yang muncul di dalam kelompok, yang meliputi kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan sosial dan karakter.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Para siswa tampak ceria, aktif, dan bersemangat dalam mengikuti setiap permainan serta berusaha menyelesaikan soal matematika bersama anggota kelompoknya.
Dukungan tersebut juga disampaikan oleh guru matematika yang turut mendampingi. Ia mengatakan bahwa Math Adventure Village memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa.
“Menurut saya, kegiatan Math Adventure Village ini sangat menarik. Siswa bisa belajar matematika sambil bermain dan bekerja sama dengan teman-temannya. Mereka juga terlihat lebih antusias karena pembelajaran dilakukan melalui permainan yang melibatkan siswa secara langsung,” ujarnya.
Melalui Game Math Adventure Village, mahasiswa Tadris Matematika dan BKPI UIN Sunan Kudus berharap kegiatan pengabdian ini dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Perpaduan antara matematika, permainan, dan pengamatan karakter diharapkan mampu membantu siswa mengembangkan kemampuan akademik sekaligus keterampilan sosial.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa UIN Sunan Kudus dalam memberikan pendampingan dan pengalaman pembelajaran inovatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Desa Janggalan.

