Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Menag Ajak Persma Suarakan Moderasi Islam

parist  id
Minggu, Desember 10, 2017 | 09:56 WIB


NGOPI : Menteri Agama KH.Lukman Hakim Saifudin memberi penjelasan tentang Pendidikan Agama Islam bersama KH. Zawawi Imron dan Kamaruddin Amin Dirjen Pendis. Foto: mael/PARAGRAPHFOTO
Tangerang, PARIST.ID - Menteri Agama Republik Indonesia, KH. Lukman Hakim Saifuddin mengajak insan pers mahasiswa (persma) menyuarakan moderasi Islam. Itu disampaikannya dalam acara Ngobrol Pendidikan Islam di Bengkel Kreatif Hello Indonesia, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Sabtu (09/12/17).

“Saya bersyukur bisa hadir di tengah aktivis pers mahasiswa untuk bersama mengajak masyarakat Indonesia lebih mengutamakan moderasi Islam,” tuturnya.

Selanjutnya, Lukman menyampaikan Kementrian Agama akan terus mendorong Islam Indonesia bisa menjadi salah satu kiblat pendidikan Islam dunia. Beberapa upaya telah dicanangkan, diantaranya, mendatangkan mahasiswa asing, memperbanyak guru besar di bidang keislaman dan mendorong lebih banyak jurnal islam milik PTKI yang terindeks sebagai jurnal internasional.

“Di negara mayoritas Islam manapun, saya kira kita tidak kalah baik. Itu harus kita publish kepada dunia internasional agar mereka juga tahu Islam yang damai, seperti yang diajarkan oleh walisongo dan para ulama pendahulu kita,” tambah Lukman.

Sementara, Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin, mengatakan akan menyusun teknis program yang telah dicanangkan tadi. Pihaknya menilai adanya program-program diatas akan mendorong banyak duta pendidikan Islam Indonesia di kancah internasional.

“Kita tentu berharap akan ada ribuan duta Islam Indonesia di dunia. Mahasiswa asing yang sukses setelah belajar di Indonesia misalnya, akan sering merujuk Islam Indonesia sebagai pandangan dan mempromosikan Islam kita,” kata alumni RFW-Universitat Bonn, Jerman itu. (Far)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menag Ajak Persma Suarakan Moderasi Islam

Trending Now