Ada Tari Kretek di Pagelaran Seni dan Budaya Jepara

JEPARA-Parist.id. Penampilan Tari Kretek yang dipersembahkan oleh HMPS PGMI IAIN Kudus, turut memeriahkan pembukaan acara bertajuk Pagelaran Seni dan Budaya yang diadakan Masyarakat Adat Nusantara (Matra) Jepara pada Sabtu, (22/02). 

Tidak hanya Tari Kretek, Tari Gambyong dan Penampilan Pencak Silat Kelompok Persatuan Hati Teratai juga turut menjadi pembuka. Berlangsung di Lapangan Daren Desa Karangnongko, Nalumsari, Jepara, acara diakhiri dengan pertunjukkan Wayang Kulit oleh Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) dengan lakon Semar Boyong.

Ketua Matra Jepara, Lena Efendi Sholeh, menyatakan, Matra ingin menepis anggapan masyarakat yang memandang budaya merupakan hal yang tidak sesuai dengan nilai agama, sehingga dalam acara kali ini budaya akan dikolaborasi secara agamis dengan tampilan kejawen. 

"Nilai agama tetap kita junjung dengan acara istighosah bersama dan pra pembukaan ada penampilan dari rebana Ahbabul Mustofa, " katanya. 

Efendi, berpesan, seluruh ormas  dan masyarakat khususnya Kabupaten Jepara agar tetap nguri-uri budaya agar tidak diakui negara lain.

"Siapa yang akan menjaga budaya kalau bukan masyarakat Indonesia karena itulah yang menjadi benteng kita," pesan Efendi. 

Hadir dalam acara tersebut Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia(Pepadi), Plt Bupati Jepara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jepara, DPRD Jawa Tengah, Kasepuhan Kadilangu. DPP Matra Pusat dan Paguyuban Margolangit. (umi)