Pentaskan “MORIAH”, Sebagai Wujud Cinta


KUDUS, PARIST.ID, – Sekelompok pelaku seni Pimpimpoh mementaskan naskah bertajuk “Moriah” dan pameran instalasi seni pada Sabtu (19/09/2020) di Eks Mall Matahari Kudus. Intalasi seni yang dijadwalkan akan rampung pada tanggal 23 September 2020 ini  memuat isi tentang kecintaan seseorang terhadap apapun. “Cinta seseorang atau apapun bisa dibuktikan dengan usaha dan ikhtiarnya,” terang Elang, Ketua Pimpimpoh. 


Dicontohkan seperti cinta Abraham bin Terah, tokoh yang diceritakan dalam alkitab dari kejadian 22: 1-14. Abraham yang baru dikaruniai anak ketika umurnya menginjak 100 tahun, diperintahkan mempersembahkan anaknya kepada Moria. Bagaimanapun itu adalah wujud kecintaan Abraham kepada semesta.


Elang juga menceritakan bahwa pameran instalasi seni ini lebih diutamakan untuk video visual yang dapat disaksikan di laman youtube.com dari akun “Wiki Puisi”. “Penonton dan pecinta seni tidak susah-susah mengakses ke lokasi pameran, karena sejatinya kita sudah siapkan video visual untuk dinikmati,” jelasnya.


Hal ini juga menghindari kerumunan yang ditakutkan akan menimbulkan kegaduhan dibelakang. “Karena kita baru menghadapi pandemi ini, jadi kita putar otak cari aman dan nyaman untuk menikmati sebuah kesenian," kata Elang.


Salah satu penonton pameran, Syarif, merasa bahwa dirinya semakin terasing dengan tanah yang iya pijaki selama ini. “Saya tinggal di Jepara, wilayah yang juga sebagian kaki muria, tetapi saya terganggu ketika menyaksikan pesan dari instalasi seni ini. Saya merasa tidak tahu apa-apa tentang kota ini dan sekitarnya," ungkapnya.(Ade)