IPK Mendekati Sempurna, Sutrisno Bagikan Tips Jadi Wisudawan Terbaik


KAMPUS, PARIST.ID- Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mendekati sempurna, Sutrisno (28) mendapat predikat wisudawan terbaik program Pasca Sarjana pada wisuda ke 28 IAIN Kudus periode November 2020. Sutrisno lulus wisuda dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam dengan jumlah IPK 3,95 dan masa studi 2 tahun. 

Pasalnya, anak terakhir dari enam bersaudara ini berlatar belakang dari keluarga yang tinggal di perkampungan.“Saya pribadi terutama dari profil saya, saya itu orang kampung dibuktikan dari nama saya, Sutrisno. Kalau Bapak sudah meninggal dan Ibu pun sudah sepuh,”ujarnya saat ditemui Paradigma usai prosesi wisuda di Gedung Perpustakaan pada Selasa, (17/11).

Dalam kesempatan itu, Sutrisno, membagikan beberapa tips jadi wisudawan terbaik. Selain berbekal keyakinan ridho dari kedua orang tua, ia pun berpegangan pada maqolah Imam Syafi’i yang mengatakan bahwa tidak ada suatu kebahagian dalam hal ilmu, kecuali bagi orang orang yang mencarinya dalam keadaan susah payah. 

Menurutnya, bahagia sekali bagi orang-orang yang dalam mencari ilmu itu serba keterbatasan, maka potensi suksesnya lebih besar dari orang yang di nina bobo-kan dengan keadaan. “Dari situ saya bertekad bagaimanapun saya harus bisa, dan alhamdulillah Allah SWT mengijabahi,” tandas Sutrisno.

Selain itu, lebih lanjut Sutrisno memaparkan, hal yang perlu ditekankan dalam menjadi wisudawan terbaik yakni dalam berikhtiar dan berusaha harus memenuhi target. 

“Jadi apa capaian yang ingin kita capai dalam menimba ilmu di kampus IAIN Kudus ini harus dimaksimalkan,” ujarnya. 

Ia pun memaparkan, dalam rencana ke depanya ia ingin tetap belajar dengan melanjutkan S3 melalui beasiswa. Kemudian untuk karir, di samping berkhidmah di masyarakat  maupun madrasah, Sutrisno mengaku ingin terjun di bidang akademisi sebagai dosen. “Tetap ada semangat untuk melanjutkan,” papar Sutrisno.

Sebagai Guru di Madrasah Qudsiyyah Kudus dan Pondok Pesantren maupun guru di lembaga informal seperti Madrasah Diniyah, Sutrisno menekankan kepada wisudawan lainya agar turut andil di masyarakat. “Kata kuncinya cukup berkhidmah pada masyarakat saja,”ucapnya. 

Ia juga berpesan kepada para mahasiswa agar tetap berpijak pada suatu teori apapun yang diyakini, maka Allah SWT selalu memberikan kesempatan dan potensi untuk bisa. 

We can be sure, yakin kita bisa dengan atas izin Allah taala,” pungkas Sutrisno. (zn)